E satu.com (Cirebon) -
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat kinerja positif pada angkutan penumpang sepanjang tahun 2025. Total pelanggan yang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon mencapai 4.046.039 orang, meningkat 4,22 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 3.882.337 pelanggan.

Dari jumlah tersebut, keberangkatan penumpang selama 2025 mencapai 2.059.697 orang, sementara kedatangan tercatat sebanyak 1.986.342 orang. Puncak kepadatan penumpang terjadi pada April 2025 bertepatan dengan libur Hari Raya Idul Fitri. Pada periode tersebut, tercatat 223.941 penumpang berangkat dan 176.260 penumpang tiba di wilayah Daop 3 Cirebon.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan mencerminkan perubahan kebiasaan masyarakat yang semakin memilih kereta api sebagai moda transportasi utama.

“Semakin banyak orang memilih kereta api karena dinilai lebih ramah lingkungan, efisien, serta mendukung konektivitas antarmoda dan layanan yang terintegrasi. Hal ini berdampak positif terhadap pariwisata dan perekonomian daerah, sekaligus memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam perjalanan,” ujar Muhibbuddin, Selasa (13/1/2026).


Ia menambahkan, pertumbuhan ini juga ditopang oleh berbagai upaya peningkatan layanan yang dilakukan KAI Daop 3 Cirebon, di antaranya penerapan teknologi Face Recognition Boarding Gate serta perbaikan dan penguatan infrastruktur perkeretaapian yang semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Wilayah Daop 3 Cirebon melayani angkutan penumpang di 13 stasiun. Lima stasiun dengan volume pelanggan tertinggi sepanjang 2025 yakni Stasiun Cirebon dengan total 1.610.225 penumpang, Stasiun Cirebonprujakan sebanyak 675.796 penumpang, Stasiun Jatibarang 564.230 penumpang, Stasiun Brebes 400.861 penumpang, dan Stasiun Haurgeulis 265.861 penumpang.

Selain peningkatan layanan kepada pelanggan, KAI Daop 3 Cirebon juga terus meningkatkan keandalan prasarana.

Salah satunya melalui penggunaan material yang lebih ramah lingkungan, seperti penggantian bantalan kayu dengan bantalan sintetis yang lebih tahan lama dan berkontribusi pada peningkatan ketepatan waktu perjalanan kereta api.


On Time Performance (OTP) menjadi salah satu faktor utama yang membuat kereta api semakin diminati.

Muhibbuddin menjelaskan, sepanjang Januari hingga Desember 2025, OTP keberangkatan kereta api penumpang mencapai rata-rata 99,97 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 99,93 persen. 

Sementara itu, OTP kedatangan pada 2025 tercatat 97,50 persen, naik dari 96,05 persen pada tahun sebelumnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang terus diberikan. KAI akan terus berinovasi dan meningkatkan fasilitas agar penumpang tidak hanya tiba tepat waktu, tetapi juga merasakan perjalanan yang nyaman dan berkesan,” tutup Muhibbuddin. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top