E satu.com (Cirebon) - Polres Cirebon Kota menggelar Gerakan Pangan Murah guna menjaga kestabilan harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan momentum Ramadan dan menjelang Lebaran kerap diiringi lonjakan permintaan bahan pokok yang berdampak pada kenaikan harga di pasaran.
“Pada bulan suci Ramadan ini, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok cenderung meningkat. Kondisi ini seringkali berdampak pada kenaikan harga di pasaran yang dapat memberatkan masyarakat, khususnya bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menegaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Barat yang dilaksanakan serentak oleh jajaran polres di wilayah Polda Jawa Barat.
“Oleh karena itu, Polri melalui Bapak Kapolda Jawa Barat dan ditindaklanjuti oleh seluruh polres di jajaran Polda Jawa Barat melaksanakan Gerakan Pangan Murah sebagai bentuk kepedulian dan komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Menurut Eko, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga berupaya membantu meringankan beban ekonomi warga.
“Kami berharap melalui program ini masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini adalah wujud nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta para mitra dan pelaku usaha guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ungkapnya.
Selain Gerakan Pangan Murah, Polres Cirebon Kota juga melaksanakan program sosial berupa perbaikan rumah tidak layak huni di empat titik.
“Alhamdulillah, untuk Polres Cirebon Kota ada empat titik pembangunan rumah tidak layak huni, dua titik dibangun oleh Polres dan dua titik lainnya oleh Bapak Wakapolda. Tadi siang kami sudah mengecek lokasi dan pembangunannya hampir selesai. Masyarakat sangat senang dan terbantu,” kata Eko.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengapresiasi inisiatif yang dilakukan jajaran kepolisian.
“Hari ini masyarakat Kota Cirebon merasakan langsung adanya pasar pangan murah yang diselenggarakan oleh Kapolres. Insya Allah harga yang dijual di sini lebih murah daripada harga pasar,” ujarnya.
Ia memastikan pemerintah daerah bersama sejumlah pemangku kepentingan akan melakukan pemantauan rutin harga di pasaran.
Pemantauan tersebut melibatkan Bank Indonesia (BI), dinas ketahanan pangan, Bulog, serta jajaran Forkopimda.
“Nanti saya bersama BI, dinas ketahanan pangan, Bulog, dan jajaran Forkopimda akan turun langsung ke pasar-pasar untuk mengecek harga, supaya tidak terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat,” katanya.
Di lokasi yang sama, Irwasda Polda Jawa Barat, Benny Subandi menyebutkan di Kota Cirebon terdapat 15 stan yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. (Wandi)












.webp)











Post A Comment:
0 comments: