E satu.com (Tangerang) - meskipun  seisi rumah terendam banjir, namun  hal itu tidak menyurutkan semangat warga Kota Tangerang  menikmati makan   sahur .  bahkan ada  yang bernyanyi riang gembira .

" Ya memang kita harus terlihat  gembira saat kondisi sedang banjir.  Buat apa  mengeluh dan bersedih, bila hal itu tidak  didengar oleh para wakil rakyat di parlemen. Bila Kita memperlihatkan kesedihan itu  hanya akan dijadikan bahan  tontonan  

Lebih baik kita bernyanyi riang gembira , Baanjir .. Banjir, Sahuuur .. Sahur "   Kata  Wawan, salah satu warga terdampak banjir Sa'at sedang menikmati makan sahur  dalam kondisi rumah kebanjiran. Minggu , Dini hari ( 8/2/2026 )

Lebih lanjut,  Wawan menyebutkan bahwa  ia dan keluarganya  tidak merasa bersedih  saat rumahnya  kebanjiran, Karena hal itu  sudah menjadi hal biasa

" Kami tidak bersedih saat terjadi banjir , karena hal itu sudah terlalu sering kami alami , jadi kami sudah biasa'

Yang  sangat kami sedihkan adalah tidak adanya rasa keadilan dari otoritas tertinggi Kota Tangerang. Terbukti saat  orang tua kami mengajukan permohonan Keringanan  tunggakan PBB  diatas 25 % , tidak di ACC . padahal kami   warga yang sudah puluhan tahun lamanya terdampak banjir akibat lemahnya   tata kelola pembangunan

Begitupun juga dengan para anggota dewan Kota Tangerang, tidak ada keberanian Memperjuangkan keluh kesah yang kami rasakan. Mungkin karena sudah di terlenakan atau ditumpulkan oleh kenaikan Tunjangan  yang menggiurkan" Pungkas Wawan

( AWW)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top