E satu.com (Indramayu) - Dualisme Pengelolaan Garapan tebu Wilayah Cikawung-Sanca Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Dua kelompok Tani Bersatu dan Tani Merdeka yang sama -sama mengklaim sebagai pemegang CPCL dari Pemerintah.
Menanggapi hal itu itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Drs. H. Sugeng Heiyanto menjelaskan, bahwa tahun ini Pemerintah Kabupaten Indramayu mendapatkan program hilirisasi Pertebuhan, dengan 1000 program Bongkar Ratoon dan 1356 hektare untuk perluasan. " Kini kami tengah mencari kelompok yang berkaitan dengan tebu karena ada 2 program, yakni Bongkar Ratoon dan perluasan, " ujarnya, Jumat (17/04) saya jumpa pers selepas acara pertemuan dengan Dirjen Perkebunan.
Lebih lanjut, terkait status, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indramayu saat ditanya terkait status " Tani Merdeka " menegaskan, bahwa kelompok itu tidak masuk Simultan karena statusnya " Organisasi Masyarakat".
" Program ini kan untuk kelompok -kelompok Tani yang masuk ke Simultan. Tani Merdeka itu bukan kelompok itu adalah Ormas, " tegasnya.
" Kalau mereka mengusulkan, silahkan -silahkan saja tapi kewenangan ada di Dinas, " terangnya.
Sugeng Heryanto juga mengungkapkan, bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Tani Merdeka di Lahan Tebu Cikawung itu tanpa sepengetahuannya. " Itu diluar sepengetahuan saya, " jelasnya.
Sementara itu, awakmedia masih berupaya untuk menelusuri lebih lanjut pihak Kelompok Tani Merdeka untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (TKH)










.webp)











Post A Comment:
0 comments: