E satu.com (Tangerang) - Dalam proses belajar mengajar di sekolah formal maupun non formal , bercerita adalah metode sederhana yang terbukti paling disukai peserta didik. Tidak hanya itu , melalui metode bercerita pola fikir, sikap atau mental peserta didik lebih mudah dibentuk kearah
yang jauh lebih baik.
Metode bercerita tidak seperti mendongeng yang biasanya harus ditunjang alat peraga boneka atau yang lainnya. Metode bercerita cukup dengan memainkan gaya bahasa, intonasi ,ekfresi dan gerak tubuh . Bila semua itu bisa.disampailan dengan sangat baik maka siapapun yang mendengarnya akan terobsesi, terimfirasi atau terimajinasi dengan apa pun yang diceritakannya
Penting bagi seorang guru menguasai dan menerapkan metode bercerita dalam proses belajar mengajar. Sehingga bisa lebih mudah mendorong peserta didik melakukan hal - hal positif tanpa melakukan penekanan atau ancaman
Bila diperhatikan sepertinya tidak sedikit peserta didik yang berangkat ke kesekolah bukan karena suka senang dan gembira. Tapi karena tekanan , paksain atau takut dengan ancaman dari orang tua dan guru
Takut kalau tidak sekolah.akan diberikan hukuman , takut kalau tidak belajar karena diancam tidak naik kelas. Hal tidak salah namun kurang tepat , cara seperti itu membuat peserta didik merasa terbebani . Dipampaknya mentalitas peserta didik berkembang kearah yang kurang baik. Bila sudah demikian ,maka keseimbangan kualitas pendidikan akan sulit tercapai sesuai dengan tujuan
Karena itulah ,bagi seorang guru sejati akan berusaha menguasai dan menerapkan metode bercerita dalam proses belajar mengajar. menggalakkan " Gerakan Bercerita Untuk Generasi Bercahaya "
Penulis : Asep Wawan Wibawan
( Jurnalis E satu.com )








.webp)













Post A Comment:
0 comments: