E satu.com (Cirebon) - Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon berkolaborasi dengan komunitas pecinta kereta api Edan Sepur Cirebon menggelar sosialisasi anti pelecehan seksual di lingkungan kereta api serta kampanye keselamatan di perlintasan sebidang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Stasiun Cirebon Prujakan dan perlintasan sebidang JPL 200 Jalan Slamet Riyadi, Krucuk. Aksi ini menyasar penumpang kereta api serta pengguna jalan yang melintas di sekitar perlintasan.

Mengusung semangat Kartini masa kini, kegiatan ini menegaskan peran perempuan sebagai sosok tangguh yang mampu melindungi diri serta berani melawan segala bentuk pelecehan seksual di ruang publik. KAI Daop 3 Cirebon juga menekankan pentingnya kepedulian masyarakat dalam menciptakan lingkungan transportasi yang aman dan berkeadilan.


Selain itu, edukasi keselamatan di perlintasan sebidang menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Melalui sosialisasi di JPL 200, pengguna jalan diingatkan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan tidak menerobos saat kereta api akan melintas.


Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan momentum Hari Kartini menjadi pengingat pentingnya keberanian dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semangat Kartini hari ini kami wujudkan melalui keberanian untuk melawan pelecehan seksual serta kepatuhan terhadap aturan keselamatan. KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan yang merugikan pelanggan, khususnya perempuan,” ujar Muhibbuddin, Rabu (22/4/2026).

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual di lingkungan kereta api.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan, jika menjadi korban ataupun saksi pelecehan seksual di lingkungan kereta api, segera laporkan kepada petugas yang berdinas seperti kondektur dan petugas pengamanan, atau melalui Contact Center KAI 121. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti dengan serius,” tambahnya.


Lebih lanjut, KAI Daop 3 Cirebon kembali mengingatkan pentingnya disiplin di perlintasan sebidang sebagai bentuk tanggung jawab bersama.


“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tidak melanggar perlintasan sebidang saat kereta api akan melintas. Patuh terhadap rambu dan sinyal adalah bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Melalui kolaborasi ini, KAI Daop 3 Cirebon berharap kesadaran masyarakat untuk melawan pelecehan seksual semakin meningkat, sekaligus mendorong budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top