E satu.com 
(Cirebon) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon kembali menegaskan peran strategisnya dalam memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Halal Bihalal bertema “Mempererat Silaturahmi, Memperkuat Sinergi OJK dan Mitra Strategis dalam Menjaga Stabilitas dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah” yang digelar di Aula P. Cakrabuwana, Kantor OJK Cirebon.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya OJK dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui forum tersebut, OJK mendorong terciptanya sinergi yang lebih erat dalam menjaga stabilitas sistem keuangan daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Acara tersebut dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon, pelaku industri jasa keuangan, instansi vertikal, akademisi, hingga insan pers.


Kehadiran berbagai pihak itu mencerminkan kuatnya kolaborasi dalam mendukung stabilitas sektor keuangan di daerah.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

Momentum Halal Bihalal tidak hanya dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi pasca Idulfitri, tetapi juga sebagai sarana memperkuat koordinasi dalam merespons dinamika perekonomian.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan bahwa penguatan sinergi antara OJK dan mitra strategis menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan daerah.

“Melalui momentum Halal Bihalal ini, OJK Cirebon terus mendorong penguatan kolaborasi yang solid guna menjaga stabilitas sektor jasa keuangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Sumanto, yang mewakili Wali Kota Cirebon, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan industri jasa keuangan dalam mendorong akselerasi ekonomi, khususnya melalui penguatan sektor UMKM.

Menurutnya, kolaborasi diperlukan dalam penyediaan data UMKM potensial agar dapat diakses perbankan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), sehingga pembiayaan menjadi lebih tepat sasaran.

“Kolaborasi menjadi kunci, khususnya dalam penyediaan data UMKM yang potensial agar dapat diakses oleh perbankan dalam penyaluran KUR,” katanya.


Ia juga mengapresiasi peran OJK dalam menjaga tata kelola sektor perbankan, termasuk pengawasan terhadap bank daerah. Fungsi tersebut dinilai penting untuk memastikan sistem keuangan berjalan sehat, tertib, dan sesuai prinsip kehati-hatian.


Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pentingnya pembangunan karakter dan integritas sebagai fondasi dalam mendukung pembangunan daerah, sejalan dengan nilai-nilai Halal Bihalal.

Melalui kegiatan ini, OJK Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan sektor jasa keuangan yang stabil, inklusif, dan berdaya saing, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top