E satu.com (Tangerang ) - Salah seorang siswa kelas XI dari salah satu SMK favorit di Provinsi Banten, Muhamad Gilang Jihadi, tetap semangat berangkat sekolah meskipun harus menggunakan sandal jepit dan membawa tas yang tampak lusuh. Hal ini bukan karena ia tidak memiliki perlengkapan sekolah yang layak, tetapi karena banjir telah merendam sepatu dan tasnya.
Saat ditemui di rumahnya pada Minggu (26/4/2026), sang ibu menceritakan bahwa kondisi rumah mereka memang sering kebanjiran jika terjadi hujan lebat. Situasi semakin parah karena genteng rumah banyak yang bocor akibat reng-reng yang sudah rusak.
"Kalau hujan deras cukup lama, rumah kami memang sudah biasa kebanjiran. Genteng juga banyak yang bocor, jadi kondisi rumah makin parah. Kasur, bantal, pakaian, dan perabotan lainnya ikut basah. Termasuk sepatu dan tas sekolah anak-anak saya. Itulah sebabnya Gilang terpaksa berangkat sekolah dengan sandal dan membawa tas lusuh," ungkapnya.
Walaupun demikian, sang ibu mengaku sangat bersyukur karena putranya tetap bersemangat untuk bersekolah dan percaya diri meski dalam keterbatasan.
"Saya benar-benar bersyukur. Anak saya tetap semangat belajar dan tidak malu meskipun harus memakai sandal ke sekolah. Padahal, saat masih SMP, sulit sekali membujuknya untuk mau pergi ke sekolah. Saya bahkan pernah sampai memarahi dan memaksanya agar mau sekolah," tambahnya.
Menurut sang ibu, perubahan sikap dan karakter anaknya mulai terlihat sejak ia masuk SMK. Hal ini, katanya, tidak lepas dari peran walikelas Gilang yang dinilainya sangat peduli, perhatian, dan pandai memberikan motivasi kepada murid-muridnya.
"Walikelasnya benar-benar perhatian dan tidak membeda-bedakan murid. Semua diperlakukan sama tanpa pilih kasih. Sikap seperti itulah yang saya lihat mampu membuat murid-muridnya berkembang menjadi anak yang percaya diri, bertanggung jawab, saling menghargai, dan memiliki solidaritas yang tinggi," paparnya.
Meski demikian, identitas sekolah dan alamat lengkap keluarga Gilang tidak diungkapkan. Jika ada yang ingin mengetahui lebih lanjut, dapat menghubungi pihak redaksi.
( AWW )








.webp)













Post A Comment:
0 comments: