E satu.com (Cirebon) - Sebanyak sembilan advokat dari Pos Bantuan Hukum Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi (POSBAKUM FORMASI) Cirebon mendatangi Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kota Cirebon untuk melakukan audiensi dengan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo.
Audiensi tersebut membahas polemik antara Iva Syahroni dan rekan-rekannya dengan Wali Kota Cirebon yang belakangan menjadi perhatian publik. Dalam pertemuan itu, para advokat didampingi jajaran pengurus FORMASI Cirebon.
Mereka meminta Wali Kota bersikap tegas dan bijaksana agar persoalan tidak berlarut-larut serta tidak menimbulkan preseden buruk terhadap penghormatan profesi advokat.
Direktur Eksekutif POSBAKUM FORMASI Cirebon, Fahmi Aziz, mengatakan profesi advokat merupakan officium nobile atau profesi mulia yang harus dihormati dalam penegakan hukum dan demokrasi.
"Walikota jangan terus membiarkan konflik ini berkepanjangan. Walikota harus menghargai profesi mulia seorang Advokat," ujar Fahmi Aziz, Selasa (12/5/2026).
Fahmi menyebut kliennya ikut berjuang dalam proses pemenangan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon pada kontestasi politik 2024. Menurutnya, kontribusi tersebut perlu mendapat penghargaan demi menjaga marwah profesi advokat.
"Walikota harus mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh klien kami dalam ikut berjuang memenangkan pasangan Walikota dan Wakil Walikota pada Tahun 2024. Ini penting agar marwah Advokat tetap terhormat dan terjaga," tegasnya.
Ia juga mengkritik sikap yang dinilai kurang memberikan penghormatan terhadap profesi hukum.
"Bagaimana kalau seorang Walikota saja tidak bisa menghargai profesi Advokat, apalagi masyarakat biasa," tambah Fahmi.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan dirinya tidak pernah memiliki komitmen ataupun kesepakatan terkait jasa hukum maupun fee kepada tim advokat atau tim hukum dalam proses Pilkada sebelumnya.
"Saya tidak merasa membuat konsensus apa pun dengan Iva Syahroni dan kawan-kawan dan saya tidak merasa memiliki hutang terhadap dia," tegas Edo.
Meski demikian, Edo mengaku tetap menghargai kontribusi Iva Syahroni dan rekan-rekannya dalam perjuangan politik tersebut.
"Saya akan mengapresiasi kinerja Iva Syahroni dan kawan-kawan karena sudah membantu saya. Tapi ingat ya kawan kawan saya garis bawahi, ini bukan bayar hutang, tapi saya mengapresiasi atau dalam arti lain tali asih untuk Iva dan kawan-kawan yang sudah berjasa membantu saya," ujarnya.
FORMASI Cirebon berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik, bermartabat, serta menjunjung tinggi etika, penghormatan profesi, dan kepastian hukum demi menjaga kondusivitas di Kota Cirebon. (Wnd)









.webp)













Post A Comment:
0 comments: