E satu.com (Cirebon) - Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan terapung di Perairan Laut Cirebon, wilayah Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Polisi bergerak cepat melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke RSUD Gunung Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di titik koordinat 06°41’39.57” S - 108°35’37.986” E. Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki identitas korban dan penyebab pasti kematiannya.
Kapolsek KPC AKP Asep Sunaryo S., S.H. mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan dari personel patroli laut. Polisi bersama unsur terkait kemudian melakukan pengamanan area, pemeriksaan saksi, hingga proses evakuasi korban dari tengah laut menuju Dermaga Kade Parit Pelabuhan Cirebon.
“Jenazah selanjutnya dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Gunung Jati untuk kepentingan identifikasi dan penyelidikan lanjutan,” ujar Asep.
Penemuan mayat tersebut bermula saat Crew Kapal Polisi VIII-1022 Ditpolairud Polda Jabar melaksanakan patroli rutin di wilayah perairan Cirebon sejak pagi hari.
Saat melakukan pemeriksaan terhadap kapal pengangkut batu bara, kapten kapal melihat benda mencurigakan mengapung di permukaan laut.
Petugas patroli kemudian mendekati lokasi dan memastikan benda tersebut merupakan tubuh manusia dalam kondisi meninggal dunia.
Setelah itu, personel patroli laut segera menghubungi piket siaga Ditpolairud Polda Jabar untuk meminta bantuan proses evakuasi.
Beberapa personel diterjunkan dengan membawa perlengkapan kantung jenazah dan sarung tangan evakuasi agar proses penanganan berjalan cepat dan sesuai prosedur.
Setibanya di Dermaga Kade Parit Pelabuhan Cirebon, petugas gabungan langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap barang-barang yang ditemukan bersama korban guna membantu proses identifikasi.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui mengenakan jaket hitam merek ZARA dan membawa tas punggung warna coklat merek Summer. Pada bagian resleting tas terdapat gantungan kunci boneka berbentuk hati warna putih, gantungan berbentuk bunga, serta akrilik huruf “M”.
Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah barang lain berupa satu unit handphone Infinix Note 50 Pro warna titanium, satu unit Samsung Galaxy Tab S-10 FE warna hitam, satu bungkus paket Shopee atas nama Rena Sihombing beralamat di Junjang Wetan, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, serta satu lembar pas foto laki-laki berseragam SMA dengan perkiraan usia 16 hingga 18 tahun.
Seluruh barang tersebut kini diamankan sebagai bahan penyelidikan. Polisi juga masih mendalami kemungkinan asal-usul korban maupun keberadaan keluarganya.
Proses penanganan melibatkan personel Satreskrim, Satpolairud, Intelkam, Inafis hingga Polsek KPC yang bersama-sama melakukan olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, dokumentasi, serta pengumpulan informasi untuk mempercepat pengungkapan identitas korban.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke kepolisian.
“Kami mengajak masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian atau datang ke RSUD Gunung Jati guna membantu proses identifikasi. Apabila masyarakat menemukan informasi penting terkait korban, segera sampaikan melalui kantor polisi terdekat atau Layanan Polisi 110,” ujarnya. (Wandi)










.webp)













Post A Comment:
0 comments: