E satu.com (Tangerang) – Kesabaran dan ketegaran seorang ibu rumah tangga berinisial KH, warga RT 03/08 Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, patut diapresiasi. Selama bertahun-tahun, ia harus berjuang menghadapi penyakit yang dideritanya.
KH mengalami pembengkakan pada bahu kiri yang kerap menimbulkan rasa sakit cukup hebat. Meski demikian, ia tetap berusaha tegar dan tabah menjalani aktivitas sehari-hari. Bahkan di hadapan keluarga maupun tetangga, KH selalu berusaha menyembunyikan penderitaannya dengan tetap menampilkan senyum dan sikap optimis.
Beberapa minggu lalu, kondisi kesehatan KH kembali menurun. Kali ini, ia mengalami rasa sakit yang sangat hebat pada bagian pinggul kiri hingga membuatnya sulit bangun dari tempat tidur, berdiri, bahkan berjalan.
Rasa sakit yang berkepanjangan tersebut nyaris membuat KH putus asa.
Beruntung, sang suami terus setia mendampingi dan memberikan dukungan penuh di tengah cobaan yang mereka hadapi.
Dalam upaya mencari kesembuhan, KH sempat menjalani berbagai pengobatan alternatif serta mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit besar di Kota Tangerang. Namun, menurut keluarga, kondisi yang dialaminya belum menunjukkan perubahan yang signifikan.
Upaya terakhir dilakukan dengan menghubungi Tabib Endi, seorang praktisi pengobatan alternatif yang tergabung dalam Yayasan Ketabiban Indonesia.
Setelah memperoleh nomor kontaknya dan membuat janji, KH bersama suaminya mendatangi tempat praktik Tabib Endi di Jalan Untung Suropati I, RT 05/08, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci.
Setibanya di lokasi, KH langsung mendapatkan terapi yang ditangani oleh Tabib Endi bersama istrinya. Proses terapi berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Menurut pengakuan keluarga, hasil yang dirasakan cukup mengejutkan. Setelah menjalani terapi tersebut, KH mengaku mulai dapat bangun, berdiri, dan berjalan kembali.
Melihat perkembangan kondisi istrinya, suami KH mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan.
"Subhanallah, tidak ada yang mustahil bagi Allah. Kun fayakun. Setelah sekitar dua jam diterapi oleh Tabib Endi dan istrinya, Alhamdulillah istri saya bisa bangun, berdiri, dan berjalan kembali," ujar suami KH di kediamannya, Minggu (7/6/2026).
Ia juga menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT serta apresiasi kepada Tabib Endi dan istrinya yang telah berupaya membantu proses pemulihan sang istri.
"Alhamdulillah, sekarang istri saya perlahan bisa bangun, berdiri, berjalan, dan tidak lagi merasakan sakit yang sangat hebat pada pinggul kirinya," tambahnya.
Rasa syukur yang sama juga diungkapkan oleh KH. Dengan wajah yang tampak lebih cerah, ia mengaku sangat bersyukur atas perkembangan kondisi kesehatannya.
"Alhamdulillah ya Allah, saya bisa kembali bangun, berdiri, berjalan, dan tidak lagi merasakan sakit yang sangat hebat di bagian pinggul saya
. Saya sangat berterima kasih kepada Tabib Endi dan istrinya yang telah berusaha membantu saya dengan penuh keikhlasan ketika saya hampir putus asa menghadapi penyakit ini," ungkap KH.
Meski demikian, keberhasilan terapi pada satu pasien tidak selalu dapat dijadikan acuan bahwa hasil yang sama akan terjadi pada setiap orang. Kondisi kesehatan dan respons terhadap pengobatan dapat berbeda-beda pada masing-masing individu.
(AWW)








.webp)













Post A Comment:
0 comments: