E satu.com (Cirebon) -
Warga Kabupaten Cirebon digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam bangunan terbengkalai bekas Musala Al Hidayah di Jalan Brigjen Dharsono No. 55, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Kedawung bersama tim terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, hingga mengevakuasi jenazah.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi penemuan mayat tersebut. Polisi kemudian melakukan serangkaian penanganan sesuai prosedur.

"Kami melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, mulai dari olah TKP hingga membawa jenazah ke rumah sakit guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Ahmad Nasori.

Korban diketahui berinisial S (56), warga Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Runadi (35), warga Desa Buyut, Kecamatan Gunungjati, saat bersama rekannya, Kurdia, melakukan pengukuran dan pembersihan bangunan bekas musala atas permintaan pihak yayasan yang berencana merenovasi lokasi tersebut.

Saat memasuki area imam salat, Runadi melihat sesosok tubuh yang telah mengering. Ia kemudian segera melaporkan temuannya kepada pihak berwenang agar dapat dilakukan penanganan.
Ketua Yayasan Rofudah Darojah, H. Sudarjo (56), membenarkan dirinya meminta Runadi dan Kurdia melakukan pengukuran serta pembersihan karena bangunan tersebut akan direnovasi dalam waktu dekat.


Sementara itu, pihak keluarga yang diwakili saksi berinisial K.S. (42) mengaku mengenali korban sebagai pamannya yang telah hilang kabar sejak awal tahun 2026. 

Menurut keluarga, korban memiliki riwayat penyakit diabetes yang telah lama dideritanya.
Usai proses identifikasi di lokasi, jenazah dibawa ke RS Gunung Jati Cirebon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan kepada pihak berwenang. Apabila menemukan kejadian serupa atau mengetahui adanya warga yang membutuhkan perhatian khusus karena kondisi kesehatan maupun faktor lainnya, segera informasikan kepada aparat setempat agar dapat dilakukan langkah-langkah yang diperlukan," katanya. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top