E satu.com (Cirebon) -
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan menggelar berbagai kegiatan edukasi bagi anak-anak. Salah satunya melalui sosialisasi keselamatan perkeretaapian yang diikuti 150 siswa SD Negeri 1 Jagasatru, Kota Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jalur kereta api, mulai dari mengenali potensi bahaya, mematuhi rambu-rambu perlintasan, hingga larangan beraktivitas di area rel.

Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami. KAI berharap edukasi ini dapat menanamkan budaya keselamatan sejak dini sekaligus membentuk karakter anak yang disiplin, peduli, dan bertanggung jawab.

Selain sosialisasi keselamatan, siswa juga dikenalkan dengan berbagai profesi di dunia perkeretaapian, seperti masinis, kondektur, hingga Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska).


 Mereka diajak memahami peran masing-masing profesi dalam menjaga perjalanan kereta api tetap aman dan nyaman

Di waktu yang sama, KAI Daop 3 Cirebon menggelar lomba mewarnai bertema perkeretaapian di Stasiun Cirebon.

 Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal transportasi kereta api dengan cara yang menyenangkan.

Tak hanya itu, KAI juga menghadirkan edukasi kesehatan gigi untuk mengajak anak-anak membiasakan hidup sehat sejak dini.

 

Sementara bagi pelanggan, KAI menggelar kegiatan Sapa Pelanggan dengan membagikan suvenir di Stasiun Cirebon sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat menggunakan transportasi kereta api.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menanamkan budaya keselamatan kepada generasi muda.

"KAI memandang bahwa keselamatan merupakan budaya yang harus dibangun sejak usia dini. Melalui edukasi keselamatan perkeretaapian, kami ingin menanamkan kesadaran kepada anak-anak bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama," kata Muhibbuddin, kamis (23/7/2026)

Menurutnya, anak-anak diharapkan tidak hanya memahami aturan keselamatan di lingkungan perkeretaapian, tetapi juga mampu menjadi penyampai pesan keselamatan kepada keluarga dan masyarakat.

Muhibbuddin menambahkan, pengenalan profesi di dunia perkeretaapian juga diharapkan dapat menginspirasi anak-anak untuk menghargai setiap pekerjaan dan memiliki cita-cita berkontribusi bagi bangsa.


"Kami ingin menumbuhkan rasa hormat terhadap setiap pekerjaan, membangun kedekatan anak-anak dengan dunia perkeretaapian, sekaligus menginspirasi mereka untuk memiliki cita-cita dan semangat berkarya bagi bangsa," ujarnya.

Ia menegaskan, rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui program edukasi, kesehatan, dan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"KAI tidak hanya berorientasi pada penyediaan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu, tetapi juga berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui berbagai program edukasi, kesehatan, dan sosial," pungkasnya. (Wandi)

Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top