E satu.com (Tangerang) - Program sekolah swasta gratis yang digagas Pemerintah Kota Tangerang mendapat apresiasi karena dinilai mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Namun, di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan yang patut dikaji secara serius: apakah program ini juga diikuti dengan jaminan kualitas pendidikan yang memadai?
Pendidikan tidak hanya diukur dari ada atau tidaknya biaya sekolah. Yang lebih penting adalah bagaimana peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, didukung tenaga pendidik yang kompeten, sarana dan prasarana yang layak, proses pembelajaran yang efektif, serta lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Sejumlah kalangan menilai bahwa keberhasilan program sekolah gratis seharusnya tidak hanya diukur dari banyaknya siswa yang diterima atau besarnya anggaran yang dialokasikan. Pemerintah juga perlu memastikan mutu pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Jangan sampai kebijakan yang bertujuan membantu masyarakat justru menghadapi persoalan baru, seperti keterbatasan fasilitas belajar, meningkatnya jumlah siswa tanpa diimbangi penambahan tenaga pengajar, atau menurunnya kualitas layanan pendidikan.
Selain itu, transparansi dalam pelaksanaan program juga menjadi aspek penting. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana mekanisme pendanaan, pengawasan, indikator keberhasilan, serta evaluasi yang dilakukan secara berkala. Keterbukaan informasi akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi sarana untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada.
Di sisi lain, kritik terhadap program sekolah gratis hendaknya dipandang sebagai masukan yang konstruktif, bukan sebagai upaya menjatuhkan pemerintah daerah. Justru melalui kritik yang berbasis data dan fakta, pemerintah dapat melakukan evaluasi agar kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan.
Pada akhirnya, program sekolah gratis bukan sekadar soal menghapus biaya pendidikan. Yang lebih penting adalah memastikan setiap anak memperoleh pendidikan yang bermutu, berdaya saing, dan mampu membentuk generasi yang unggul. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program perlu dilakukan secara terbuka, sehingga masyarakat dapat menilai apakah tujuan utama kebijakan tersebut benar-benar telah tercapai atau masih memerlukan berbagai pembenahan.
Penulis : Asep Wawan Wibawan
( Jurnalis E satu.com )








.webp)













Post A Comment:
0 comments: