E satu.com 
(Cirebon) - Jam’iyah Istighosah Musabbiat menggelar pengajian sekaligus santunan anak yatim piatu dalam rangka memperingati milad ke-2 tahun.

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Senin (14/9/2026) malam.

Pengajian dan istighosah itu dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Partai Demokrat Tarseni, Ketua Laskar Elang Biru Kabupaten Cirebon Winadi, Kuwu Desa Keraton Muali, Penceramah KH Ahmad Saeful Bahri, KH M Ulinnuha, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para santri dan santriwati.


Dalam kegiatan tersebut, selain pengajian dan istighosah, panitia juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

Anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Partai Demokrat, Tarseni, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

"Dengan adanya istighosah dan pengajian ini, kita bisa menjalin silaturahmi antarwarga. Di desa kita juga ada kegiatan keagamaan seperti ini," ujar Tarseni didampingi suaminya, Winadi, kepada wartawan.

Menurut Tarseni, pengajian dan santunan anak yatim piatu tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan milad ke-2 Jam’iyah Istighosah Musabbiat.


Ia berharap kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial seperti itu dapat terus dilaksanakan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Kuwu Desa Keraton Muali mengapresiasi pelaksanaan pengajian dan istighosah tersebut.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti pengajian dan istighosah telah menjadi bagian dari aktivitas rutin masyarakat di Desa Keraton.

"Alhamdulillah, adanya pengajian ini merupakan bagian dari milad ke-2 Jam’iyah Istighosah Musabbiat. Ini juga kegiatan mandiri dan rutin dari Ibu Dewan Tarseni," kata Muali.

Muali menambahkan, keberadaan kegiatan keagamaan tersebut menunjukkan kehidupan masyarakat Desa Keraton yang cukup religius dan agamis.


"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berjalan dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.


Apresiasi juga disampaikan salah seorang warga Desa Keraton, Nur.

Ia menilai pengajian dan santunan anak yatim piatu merupakan kegiatan positif yang mampu mempererat kebersamaan warga.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim piatu di lingkungan masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Desa Keraton. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top