E satu.com (Cirebon) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus memperkuat keselamatan perjalanan kereta api, salah satunya melalui peran petugas penjaga perlintasan sebidang.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan petugas penjaga perlintasan menjadi garda terdepan dalam memastikan perjalanan kereta api dan pengguna jalan tetap aman.
“Penjaga pintu perlintasan merupakan frontliner yang sangat penting. Mereka berperan langsung dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat pengguna jalan,” ujar Muhibbuddin, kamis (1/10/2026).
Sementara itu, terdapat 178 perlintasan sebidang, dengan 55 titik dijaga petugas KAI, 20 titik oleh Dinas Perhubungan, 58 titik dijaga masyarakat secara swadaya, dan 45 titik tanpa penjagaan.
Muhibbuddin menyebut petugas dituntut selalu fokus dan waspada selama bertugas. Bahkan, penggunaan handphone harus dihindari agar konsentrasi tidak terganggu.
“Yang paling utama adalah menjaga konsentrasi. Selama bertugas handphone harus dimatikan agar tetap fokus dengan kondisi di perlintasan,” katanya.
KAI juga mengingatkan masyarakat tidak menerobos palang pintu, tidak berhenti di atas jalur kereta, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas.
Berdasarkan data KAI Daop 3 Cirebon, tercatat 13 kecelakaan di perlintasan sebidang, terdiri dari 10 kejadian melibatkan kendaraan roda dua dan tiga kendaraan roda empat.
“Keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI dan petugas perlintasan. Dibutuhkan kesadaran dan kepatuhan seluruh pengguna jalan,” pungkas Muhibbuddin. (Wandi)










.webp)










Post A Comment:
0 comments: