E satu.com (Cirebon) -
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mengoptimalkan penggunaan aplikasi Track Maintenance Management System (TraMMS) untuk meningkatkan kualitas pemeliharaan prasarana perkeretaapian. Sistem digital ini digunakan untuk mendukung pencatatan pemeriksaan, perawatan, hingga pembaruan data aset jalan rel agar lebih tertib dan akurat.

Optimalisasi TraMMS yang telah memasuki pembaruan tahap kelima tersebut menjadi bagian dari transformasi digital KAI, khususnya pada Unit Jalan Rel dan Jembatan (JJ).

Selain mendukung keandalan pemeliharaan, sistem ini juga menyesuaikan kebutuhan proses bisnis perusahaan, termasuk administrasi pembiayaan Perawatan dan Pengoperasian Prasarana Kereta Api Milik Negara atau Infrastructure Maintenance and Operation (IMO).

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan prasarana perkeretaapian.

“Melalui aplikasi TraMMS, kami ingin memastikan proses pencatatan dan pelaporan kegiatan perawatan prasarana berjalan lebih tertib, akurat, dan terintegrasi. Data yang terdokumentasi dengan baik menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas pemeliharaan serta menjaga keselamatan dan kelancaran operasional kereta api,” ujar Muhibbuddin, Senin (19/10/2026).

Dalam aplikasi tersebut, terdapat fitur pencatatan pemeriksaan oleh engineer melalui metode lokride atau pemeriksaan menggunakan kereta api, serta pemeriksaan dengan berjalan kaki.

TraMMS juga mendukung pembaruan dan pelengkapan data aset prasarana jalan rel. Fitur tersebut diharapkan dapat memastikan hasil pemeriksaan tercatat secara konsisten dan data aset selalu sesuai dengan kondisi terkini.


Menurut Muhibbuddin, penerapan sistem digital perlu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia agar aplikasi dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Digitalisasi harus diikuti dengan peningkatan kompetensi pegawai, sehingga setiap kegiatan pemeriksaan dan perawatan prasarana dapat terdokumentasi secara tepat waktu dan sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

Melalui optimalisasi TraMMS, KAI Daop 3 Cirebon berharap pengelolaan data prasarana menjadi semakin terintegrasi, transparan, dan akuntabel. Pencatatan kegiatan perawatan secara real-time juga diharapkan mendukung evaluasi dan pengambilan keputusan terkait pemeliharaan prasarana.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya KAI Daop 3 Cirebon dalam memperkuat budaya kerja berbasis digital sekaligus menjaga keandalan prasarana untuk mendukung perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan lancar. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top