E satu.com (Cirebon) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menggelar kegiatan sosial dan edukasi keselamatan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi aksi bersih-bersih Musala Al Abror di lingkungan Stasiun Cirebon dan edukasi keselamatan di perlintasan sebidang JPL 200, Jalan Slamet Riyadi, Kota Cirebon.
Kegiatan yang melibatkan Komunitas Pecinta Kereta Api Edan Sepur Cirebon dan mahasiswa itu merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Community Relations KAI Daop 3 Cirebon.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan fasilitas umum sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan perjalanan kereta api.
Dalam kegiatan di Musala Al Abror, KAI Daop 3 Cirebon bersama komunitas Edan Sepur menyerahkan perlengkapan ibadah dan alat kebersihan secara simbolis. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan membersihkan bagian dalam musala dan area di sekitarnya.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi dengan komunitas pecinta kereta api diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus mempererat hubungan antara KAI dan masyarakat.
"Melalui program Community Relations ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Kami berharap kegiatan sederhana seperti menjaga kebersihan musala dapat menumbuhkan kepedulian bersama terhadap fasilitas umum, sekaligus mempererat hubungan antara KAI, komunitas, dan masyarakat," ujar Muhibbuddin, Senin (26/10/2026).
Selain kegiatan sosial, KAI Daop 3 Cirebon juga menggelar edukasi keselamatan di perlintasan sebidang JPL 200, Jalan Slamet Riyadi, Kota Cirebon.
Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama komunitas Edan Sepur dan mahasiswa memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan. Edukasi dilakukan melalui penyampaian pesan keselamatan dan pembentangan spanduk agar masyarakat lebih disiplin saat melintasi jalur kereta api.
Pengguna jalan diingatkan untuk mematuhi rambu dan sinyal perlintasan serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas.
Muhibbuddin menegaskan, keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan kedisiplinan dan kepedulian seluruh pengguna jalan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melewati perlintasan sebidang. Jangan menerobos palang pintu atau mengabaikan sinyal peringatan karena kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, KAI Daop 3 Cirebon berharap sinergi dengan komunitas dan mahasiswa dapat terus berkembang menjadi gerakan positif di tengah masyarakat.
KAI juga mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas umum, mematuhi aturan di perlintasan sebidang, serta berperan aktif menciptakan lingkungan perkeretaapian yang aman dan nyaman.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya peduli lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. (Wandi)








.webp)










Post A Comment:
0 comments: