E satu.com 
(Kota Cirebon) - Universitas Swadaya Gunung Djati (UGJ) Cirebon menyambut lebih dari 2.000 mahasiswa baru dalam pembukaan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.

Pembukaan PKKMB digelar melalui Sidang Terbuka Senat di Auditorium Kampus 1 UGJ, Jalan Pemuda, Kota Cirebon, Senin (5/10/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus semarak dengan memadukan kearifan lokal Cirebon dan nuansa internasional.

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan anggota senat melalui Prosesi Lengser.

Selain itu, acara dipandu menggunakan tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Cirebon, dan Bahasa Inggris.


Sidang Terbuka Senat secara resmi dibuka Ketua Senat UGJ, Prof. Dr. Endang Sutrisno, S.H., M.Hum.

Momentum PKKMB tahun ini sekaligus menjadi langkah awal UGJ dalam melakukan transformasi pendidikan melalui reformasi kurikulum di seluruh program studi.

Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si., mengatakan pihak yayasan bersama universitas telah menyepakati peluncuran Big Bang Curriculum Reformation.

Menurutnya, reformasi kurikulum tersebut disusun dengan melihat kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

"Kita melihat kebutuhan pasar dunia usaha dan dunia industri terlebih dahulu. Apa yang dibutuhkan di luar sana, kita harus link and match, menyesuaikan pengetahuan dan keterampilannya," kata Mukarto, Selasa (6/10/2026).

Ia mengatakan mahasiswa UGJ akan dibekali pembelajaran dengan komposisi 60 persen teori dan 40 persen praktik atau keterampilan.

Sementara itu, Rektor UGJ Cirebon, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., menyampaikan apresiasi atas tingginya kepercayaan masyarakat terhadap UGJ yang ditunjukkan dengan jumlah mahasiswa baru yang mencapai lebih dari 2.000 orang.


Achmad menjelaskan reformasi kurikulum tersebut akan diterapkan melalui pola perkuliahan baru yang disebut 2-1-1.


"Dua tahun pertama difokuskan untuk teori demi mencapai Capaian Profil Lulusan (CPL), satu tahun berikutnya diperkuat dengan insert magang atau praktik langsung di lapangan, dan satu tahun terakhir untuk pemantapan serta branding mahasiswa agar siap terjun ke masyarakat," jelas Achmad.

Melalui reformasi tersebut, UGJ Cirebon menargetkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan dan pengalaman praktik.

UGJ menyatakan langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus untuk mencetak lulusan yang adaptif dan kompeten serta mampu memenuhi kebutuhan instansi pemerintah maupun dunia usaha dan dunia industri. (Wandi)

https://ugj.ac.id/
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top