E satu.com (Kota Cirebon) - Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon meluluskan 750 wisudawan dalam Wisuda Sarjana, Profesi, dan Magister Periode Oktober 2026. Prosesi wisuda ke-78 Tahun Akademik 2026/2027 tersebut digelar di Auditorium Kampus 1 UGJ, Jalan Pemuda, Kota Cirebon, Sabtu (24/10/2026) pagi.

Ratusan wisudawan tersebut berasal dari tujuh fakultas dan satu sekolah pascasarjana. Mereka terdiri atas lulusan jenjang Sarjana (S1), Profesi, hingga Magister (S2).

Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, mengatakan para lulusan UGJ telah dibekali berbagai kompetensi untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.


Menurut Mukarto, bekal tersebut mencakup keterampilan teknis atau hard skill, keterampilan interpersonal atau soft skill, serta keterampilan masa depan atau future skill.


“Lulusan kali ini sudah dibekali dengan hard skill, soft skill, dan future skill. Artinya, begitu lulus mereka tidak hanya membawa ijazah dan transkrip nilai, tetapi juga dilengkapi dengan sertifikasi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA),” kata Mukarto.

Ia menjelaskan, penyesuaian kurikulum dan pembekalan keterampilan dilakukan untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri yang terus berubah secara dinamis.


Karena itu, menurut Mukarto, perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus memahami kebutuhan para pengguna lulusan.


Dengan bekal akademik dan sertifikasi kompetensi tersebut, UGJ berharap para lulusannya mampu bersaing di dunia kerja maupun mengembangkan karier di berbagai bidang.

“Kita meyakini lulusan UGJ akan memiliki employability yang kuat, kompetitif, serta daya saing yang tinggi di masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR, berharap para lulusan UGJ mampu bersaing di dunia kerja sekaligus berkontribusi bagi masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama kuliah.


Hal tersebut disampaikan Achmad Faqih dalam momentum wisuda ke-78 UGJ Cirebon. Ia mengatakan, pelaksanaan wisuda kali ini menambah jumlah lulusan UGJ menjadi lebih dari 55 ribu orang.


Menurutnya, para lulusan telah dibekali ilmu pengetahuan, baik secara teori maupun praktik, sebagai modal untuk menghadapi berbagai tantangan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

"Kami berharap dengan wisuda ini, kami sudah memberikan bekal keilmuan, baik teori maupun praktik, sehingga mereka bisa bersaing di masyarakat dan membuktikan bahwa UGJ memberikan lulusan terbaik," ujar Achmad Faqih.

Ia menuturkan, bekal pendidikan tersebut diharapkan dapat membantu para lulusan beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja, bisnis, maupun usaha.

Selain mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja, para lulusan juga didorong untuk berani membangun usaha secara mandiri. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi memiliki peluang untuk menjadi pengusaha muda yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

"Kami berharap sebagian dari mereka menjadi pengusaha muda, mampu menyumbangkan pemikiran, serta membuka lapangan kerja," katanya.

Achmad Faqih berharap para lulusan UGJ tidak hanya mampu mengembangkan karier masing-masing, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja melalui kompetensi yang dimiliki. (Wandi)

https://ugj.ac.id/
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top