E satu.com ( Crb) - Keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka disambut positif Pemerintah Daerah Kota Cirebon. Eks gedung Pusdiklatpri akan ditawarkan untuk embarkasi calon jamaah haji.

Pjs Wali Kota Cirebon, Dr. H Dedi Taufik, M.Si, menjelaskan jika Pemerintah Daerah Kota Cirebon akan menawarkan eks Gedung Pusdiklatpri untuk dijadikan embarkasi bagi calon jemaah haji yang berangkat dari BIJB Kertajati. “Terlebih dahulu akan kita lakukan evaluasi apa yang harus diperbaiki disini,” ungkap Dedi. Selanjutnya, mereka akan segera menawarkan gedung tersebut kepada Kementrian Agama maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dijadikan embarkasi jemaah haji yang diterbangkan melalui BIJB Kertajati.

Terlebih, lanjut Dedi, eks Gedung Pusdiklatpri dulunya juga merupakan asrama haji. Sehingga sangat memungkinkan jika Pemerintah Daerah Kota Cirebon menawarkan gedung tersebut sebagai embarkasi  calon jemaah haji yang akan diberangkatkan melalui BIJB Kertajati. “Jaraknya pun dekat, hanya 30 menit dari Kota Cirebon menuju Majalengka,” ungkap Dedi.

Dedi pun menambahkan bahwa Kota Cirebon harus bisa menangkap peluang dari beroperasinya BIJB Kertajati. “Semuanya harus dipersiapkan,” tegas Dedi. Baik hotelnya, tempat-tempat pariwisata, kuliner dan lainnya. Karena keberadaan BIJB Kertajati akan meningkatkan kunjungan wisatawan, baik wisatawan lokal maupun internasional, ke Kota Cirebon. “Kota Cirebon ini sekarang bukan lintasan lagi tapi merupakan kota tujuan termasuk wisata.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. Asep Dedi, M.Si., mengungkapkan jika eks Gedung Pusdiklatpri di lahan seluas 1,4 hektar tersebut sudah diserahkan dari Pemerintah Provinsi Jabar kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon. “Sejarahnya dulu, gedung ini juga digunakan untuk jemaah haji dari Jawa Barat yang menggunakan kapal laut,” ungkap Asep. Karena itu, eks Gedung Korpri juga bisa difungsikan kembali sebagai embarkasi jemaah haji yang akan diberangkatkan dari BIJB Kertajati.

Mengenai keberadaan Universitas NU (UNU) yang masih meminjam gedung tersebut untuk perkuliahan, Asep mengaku sudah menyurati pihak universitas untuk bersiap-siap mencari lokasi baru kampus mereka. “Karena dalam waktu dekat, gedung ini akan kita gunakan kembali,” ungkap Asep.

Dalam kunjungannya ke BIJB Kertajati, Rabu , 4 April 2018, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan jika BIJB Kertajati akan digunakan untuk penerbangan haji minimal untuk dua kabupaten terelbih dahulu, yaitu Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sumedang. Dari kedua kabupaten tersebut tercatat ada 7 penerbangan yang nantinya akan menggunakan pesawat airbus 330. Tidak hanya itu, BIJB juga akan melayani penerbangan komersil dimulai saat mudik lebaran mendatang. Sedikitnya ada 5 kota yang dilayani yaitu Medan, Surabaya, Bali, Makassar. Sedangkan untuk Pulau Kalimantan bisa Kota Samarinda atau Balikpapan.

Post A Comment:

0 comments: