Maman Imanulhaq meminta keraton-Keraton se-nusantara memegang teguh Komitmen Nasionalisme
E satu.com (Cirebon) - Penobatan putra Mahkota keraton Kasepuhan berjalan lancar walaupun ada penolakan dari  Kasultanan Cirebon dengan dalih meluruskan sejarah.

Anggota Komisi VIII DPR RI KH Maman Imanulhaq meminta keraton-keraton di Nusantara memegang teguh komitmen nasionalisme Indonesia. Hal ini disampaikan KH Maman Imanulhaq saat menghadiri acara penobatan Sultan Sepuh ke XV Pangeran Raja Adipati Luqman Zulkaedin di Keraton Kasepuhan Cirebon hari ini.

Anggota Komisi VIII DPR RI KH Maman Imanulhaq meminta keraton-keraton yang ada di Nusantara untuk memegang teguh komitmen nasionalisme Indonesia.

Hal ini disampaikan KH Maman Imanulhaq ditemui menghadiri tasyakur jumenengan atau penobatan Sultan Sepuh ke-XV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Luqman Zulkaedin di Keraton Kasepuhan Cirebon, hari ini.

Menurut anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini,
Indonesia bisa terbangun salah satunya atas komitmen kebudayaan yang merupakan ciri khas Indonesia yang mengakui sistem negara kesatuan Indonesia yang bisa melebur dalam nilai-nilai tradisi keraton di berbagai penjuru nusantara.

Sementara itu, menanggapi permintaan Sultan Sepuh ke XV PRA Luqman Zulkaedin, KH Maman Imanulhaq mengatakan DPR RI akan terus menggagas dan memperjuangkan regulasi soal ketahanan keraton.

Dan berikut penuturan Anggota Komisi VIII DPR RI KH Maman Imanulhaq

Ditempat yang sama, Gusti Kanjeng Ratu Hemas berharap Pangeran Raja Adipati Luqman Zulkaedin yang baru dinobatkan menjadi Sultan Sepuh ke-XV dapat menjalankan tugasnya sebagai Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan dengan baik.

Diketahui Pangeran Raja Adipati Luqman Zulkaedin dinobatkan menjadi Sultan Sepuh ke-XV menggantikan ayahnya, Sultan Sepuh ke-XIV PRA Arief Natadiningrat yang mangkat pada 22 Juli 2020. (red)

Post A Comment:

0 comments: