E satu.com (Jakarta) - Ketersediaan pangan yang cukup, bergizi, dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Aturan tersebut menegaskan pentingnya pemenuhan kebutuhan pangan berdasarkan prinsip kedaulatan, kemandirian, dan keamanan pangan demi kesejahteraan masyarakat serta stabilitas nasional.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyatakan dukungan penuh terhadap visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan program swasembada pangan sebagai prioritas utama pembangunan nasional.

“Pangan adalah hak asasi manusia. Negara wajib menjamin ketersediaan dan keterjangkauannya. Apa yang dijalankan oleh Presiden Prabowo sudah sangat sejalan dengan amanat undang-undang. Kami memberikan apresiasi karena beliau menempatkan swasembada pangan sebagai program prioritas,” ujar Herman, Sabtu (20/9/2025).

Menurut Herman, sejarah membuktikan bahwa negara-negara yang mampu bertahan dan berkembang pesat adalah mereka yang berhasil mewujudkan swasembada pangan. Ketahanan pangan, lanjutnya, menjadi fondasi utama dalam menjaga kedaulatan, kestabilan ekonomi, dan ketangguhan sosial.

“Negara yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri akan rentan. Karena itu, menjadikan swasembada pangan sebagai prioritas adalah langkah strategis yang harus kita dukung bersama,” tegasnya.

Herman menyebutkan tiga pilar utama yang menjadi kunci sukses program swasembada pangan, yakni intensifikasi pertanian, ekstensifikasi lahan, dan diversifikasi pangan lokal.

Intensifikasi pertanian: meningkatkan produktivitas melalui benih unggul, pupuk yang mudah diakses, manajemen tanam modern, serta irigasi yang memadai.

Ekstensifikasi lahan: memperluas areal tanam serta meningkatkan indeks pertanaman dan akses terhadap bahan baku pangan.

Diversifikasi pangan lokal: mendorong konsumsi dan produksi berbasis sumber daya lokal seperti sagu, jagung, dan umbi-umbian.


“Jika ketiga aspek ini dijalankan secara konsisten dan terencana, saya yakin program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo akan tercapai, sekaligus melanjutkan berbagai program sukses yang telah dirintis sebelumnya,” tambah Herman.

Ia menilai swasembada pangan tidak hanya menjawab kebutuhan pokok rakyat, tetapi juga akan menciptakan dampak ekonomi luas, terutama di tingkat pedesaan.

Herman pun mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang mengintegrasikan program pangan dengan pembangunan ekonomi desa melalui inisiatif Koperasi Desa Merah Putih.

“Koperasi desa yang terhubung dengan kebutuhan pangan akan menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan berdaya saing. Ini bukan hanya soal pangan, tapi soal kedaulatan ekonomi rakyat,” jelasnya.

Sebagai penutup, Herman menyerukan dukungan dari seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut.

“Mari kita dukung penuh program swasembada pangan Presiden Prabowo. Ini bukan hanya tentang produksi pangan, tetapi tentang keadilan sosial, peningkatan kesejahteraan petani, dan pemenuhan hak dasar setiap warga negara. Pangan adalah hak asasi manusia,” pungkas Herman. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top