E satu.com (Tangerang) - Sungguh merupakan karunia yang sangat besar apabila seorang Muslim menghembuskan napas terakhirnya dalam keadaan mengingat Allah Subhanahu wa Ta'ala dan lisannya dipenuhi kalimat thayyibah, seperti "Laa ilaaha illallah".
Kalimat tauhid adalah sebaik-baik ucapan, inti dari keimanan, dan menjadi pengakuan bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah. Karena itu, setiap Muslim berharap agar akhir hidupnya ditutup dengan husnul khatimah, yaitu wafat dalam keadaan beriman, taat, dan senantiasa mengingat Allah.
Rasulullah bersabda:
"Barang siapa yang akhir perkataannya adalah 'Laa ilaaha illallah', maka ia akan masuk surga." (HR. Abu Dawud)
Seperti yang dialami oleh Almarhum Kheriah , Istri seorang jurnalis, Asep Wawan Wibawan, yang selama ini terkenal vokal ,berani dan konsisten mengkritisi kinerja pejabat pemerintah daerah yang dinilai kurang baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Setelah emam tahun berjuang melawan penyakit kanker, akhirnya Almarhumah menghembuskan nafas terakhirnya dengan tenang dan menyebutkan nama Allah. Di RSCM Jakarta pada Selasa , 21 Juli 2026
" Kami sangat bersyukur di saat Mengembuskan nafas terakhir Almarhumah istri saya di dampingi oleh anak - anak nya yang mengiklaskan Ibunda tercintanya kembali ke kampung akherat bertemu dengan Rob nya " Ungkapan Suami Almarhumah , Asep Wawan Wibawan, di kediamannya . Rabu ( 22/7/2026 )
Dengan penuh rasa haru , Asep, menyampaikan di hembusan nafasku terakhirnya Almarhumah perlahan menganggukan kepala sambil menyebutkan kalimat Toiybah
" Di telinga kanan Almarhumah saya tidak berhenti membisikan kalimat Toiybah, Allah..Allah..Allah
Dengan perlahan , penuh keikhlasan dan dengan penuh keyakinan saya membisikan bahwa Allah sangat dekat dengan mamah , Saat ini Allah ada di hati mamah
Teruslah , kuatkanlah untuk terus menyebut kalimat Allah.. Allah.. Allah
Kemudian Almarhumah Istri saya menganggukan dan menembuskan napas terakhirnya dengan tenang dan dengan menyebutkan nama Allah" Tambah Asep
Menurut Asep , penyakit berat yang sekian tahun lamanya di alami oleh istrinya , merupakan pelebur dosa dan menjadi salah satu cara agar Almarhumah semakin dekat dengan Allah Subhanahuwata'ala.
" Alhamdulillah Almarhum sangat sabar, ikhlas menerima ujian penyakit yang selama ini dialaminya . bahkan Almarhum terus berusaha untuk senantiasa bisa merasa dekat dengan Allah Subhanahuwata'ala
Saya yakin se yskin yakinnya Almarhum diterima Iman Islamnya dan dimasukkan ke tempat yang tenang, damai, bahagia dan hakiki. Yaitu Surganya Allah Subhanahuwata'ala
Aamiin.. Aamin Allahumma Aamiin
( AWW)








.webp)













Post A Comment:
0 comments: