E satu.com (Kota Cirebon) -
Minat wisatawan mancanegara menggunakan kereta api untuk menjelajahi Pulau Jawa terus meningkat. 

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, PT KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon melayani 22.861 pelanggan warga negara asing (WNA), naik 13,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 20.216 pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan kepercayaan wisatawan internasional terhadap layanan kereta api yang dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu.

"Kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga telah menjadi bagian dari pengalaman berwisata. Peningkatan jumlah pelanggan mancanegara ini menunjukkan kepercayaan yang semakin besar terhadap layanan KAI," kata Muhibbuddin, Jumat (24/7/2026).


Menurutnya, mayoritas wisatawan asing memanfaatkan kereta api jarak jauh untuk menuju sejumlah destinasi populer seperti Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bandung, Jakarta, hingga Banyuwangi.

Tiga layanan kereta api yang paling banyak digunakan wisatawan mancanegara di wilayah Daop 3 Cirebon yakni KA Ranggajati relasi Cirebon-Surabaya Gubeng-Jember, KA Cakrabuana relasi Gambir-Cirebon-Purwokerto, dan KA Gunungjati relasi Gambir-Cirebon-Semarang Tawang.

Selama semester I 2026, Stasiun Cirebon menjadi titik naik dan turun favorit wisatawan asing dengan total 12.979 pelanggan. Disusul Stasiun Jatibarang sebanyak 3.370 pelanggan, Stasiun Cirebon Prujakan 1.786 pelanggan, Stasiun Haurgeulis 1.596 pelanggan, serta Stasiun Brebes 1.270 pelanggan.

Selain itu, sejumlah stasiun lain seperti Pegadenbaru, Babakan, Ketanggungan, Ciledug, Tanjung, Arjawinangun, Terisi, dan Losari juga mulai mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara seiring berkembangnya destinasi wisata sejarah, budaya, dan kawasan heritage yang terhubung dengan jaringan kereta api.

Muhibbuddin menyebut wisatawan asing memilih kereta api karena menawarkan ketepatan waktu, kenyamanan perjalanan, serta kemudahan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI yang telah mendukung layanan berbahasa Inggris.


"KAI terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh pelanggan, termasuk wisatawan mancanegara. Tren positif ini merupakan hasil peningkatan fasilitas, digitalisasi layanan, serta promosi yang dilakukan secara berkelanjutan," ujarnya.

Ia menambahkan, meningkatnya konektivitas transportasi dan integrasi antarmoda juga menjadi faktor yang mendorong pertumbuhan wisatawan asing pengguna kereta api.

Kehadiran mereka turut memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, jasa pemandu wisata, UMKM, hingga ekonomi kreatif di sekitar stasiun dan kawasan wisata.

"Selain ramah lingkungan, perjalanan menggunakan kereta api juga memberikan pengalaman berbeda karena wisatawan dapat menikmati pemandangan sepanjang perjalanan sekaligus berinteraksi dengan masyarakat lokal. Hal itu menjadi nilai tambah transportasi kereta api sebagai bagian dari perjalanan wisata di Indonesia," tutup Muhibbuddin. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top