E satu.com (Kota Cirebon) - Dewan Penasehat DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cirebon, Danny Jaelani, mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan sejarah perjuangan kemerdekaan yang terjadi di Kota Cirebon.
Danny menyebut, semangat kemerdekaan di Cirebon telah bergelora sejak 15 Agustus 1945. Saat itu, perjuangan masyarakat Cirebon salah satunya dikomandoi tokoh pejuang nasional, dr. Sudarsono.
Menurut Danny, salah satu simbol penting yang berkaitan dengan sejarah tersebut adalah Tugu Pensil atau Tugu Kemerdekaan yang berada di Kota Cirebon.
"Jangan lupa sejarah, bahwa sejarah semangat kemerdekaan bergelora pertama tanggal 15 Agustus 1945 adalah di Kejaksan, Kota Cirebon," kata Danny, Sabtu (15/8/2026).
Ia menilai keberadaan Tugu Pensil seharusnya mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah Kota Cirebon. Selain menjadi bagian dari sejarah perjuangan, tugu tersebut dinilai sebagai simbol kebanggaan masyarakat Cirebon dan Indonesia.
Danny mengaku prihatin karena kondisi tugu dinilai belum mendapatkan perawatan secara maksimal.
Menurutnya, penataan yang dilakukan saat ini lebih terlihat pada bagian taman, sementara unsur sejarah yang melekat pada tugu perlu kembali ditonjolkan.
"Kalau kita refleksi dari tahun ke tahun, bentuk dari Tugu Pensil adalah monumen yang harus kita jaga, dipelihara dan dirawat. Tapi nyatanya saya belum melihat di sini masih terawat. Hanya taman-taman saja," ujarnya.
Ia juga meminta agar tulisan dan ornamen yang menjadi bagian dari sejarah kemerdekaan pada tugu tersebut diperhatikan dan dipoles kembali.
"Saya ingin ditegaskan, ada bentuk tulisan dengan huruf-huruf zaman kemerdekaan di situ. Jelas ada sejarah kemerdekaan yang 100 persen," kata Danny.
Danny berharap Pemkot Cirebon melalui dinas terkait dapat melakukan penataan dan mempercantik kawasan Tugu Pensil.
Menurutnya, keberadaan tugu tersebut harus mampu menjadi salah satu ikon sejarah yang membanggakan masyarakat.
"Mohon Pemerintah Kota Cirebon dengan dinas terkaitnya setidaknya bisa memoles bahwa tugu ini adalah tugu kebanggaan rakyat Cirebon dan rakyat Indonesia," tuturnya.
Ia mengusulkan agar kawasan Tugu Pensil juga ditata dengan pencahayaan yang menarik pada malam hari. Lampu-lampu tersebut diharapkan dapat membentuk dan menonjolkan siluet Tugu Pensil sehingga semakin terlihat sebagai simbol perjuangan kemerdekaan.
"Karena di sini pertama geloranya semangat pernyataan bisa merdeka. Mohon bisa difasilitasi oleh Pemerintah Kota Cirebon dan saya usulkan bisa ditata rapi. Setidaknya Tugu Pensil ini kalau malam hari dipenuhi dengan lampu-lampu yang membentuk Tugu Pensil," ungkapnya.
Selain pencahayaan, Danny juga menyoroti masih minimnya atribut kemerdekaan, khususnya bendera Merah Putih, di sejumlah titik di Kota Cirebon.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi kesempatan untuk kembali menghidupkan suasana kebangsaan di ruang-ruang publik.
"Memang belum begitu semarak atribut-atribut kebanggaan Indonesia, rakyat Indonesia, yaitu bendera Merah Putih. Menurut kami masih kurang ditanam di titik-titik tertentu, terutama di Tugu Kemerdekaan Pensil ini," katanya.
Danny berharap kawasan tersebut dapat dipercantik dengan bendera Merah Putih serta lampu-lampu yang menyala pada malam hari, sehingga tidak hanya menjadi tempat yang memiliki nilai sejarah, tetapi juga menjadi ruang publik yang menarik bagi masyarakat.
"Di malam hari juga disemarakkan dengan kelap-kelip lampu," pungkasnya. (Wandi)

.jpeg)







.webp)













Post A Comment:
0 comments: