E satu.com (Kota Cirebon) -
Puluhan warga dari berbagai kalangan dan usia, mulai dari orang tua, anak muda, hingga pengemudi ojek online, tampak berbaris rapi di depan Yayasan Pijar Rahmat Semesta, Jalan Jenderal Ahmad Yani By Pass Nomor 5, Kota Cirebon, Minggu (9/8/2026).

Mereka rela mengantre untuk mendapatkan makan siang gratis yang disediakan Yayasan Pijar Rahmat Semesta.

Setelah panitia memberikan aba-aba, satu per satu warga maju untuk mengambil piring dan gelas yang telah disediakan. Sajian makan siang tersebut terdiri dari nasi, sayur brokoli, tempe, tahu, dan ayam.

Sebagai pelengkap, panitia juga menyediakan es teh manis serta air putih.

Ketua Yayasan Pijar Rahmat Semesta, Dadang Kurniadi, mengatakan kegiatan makan siang gratis tersebut telah menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap hari.

Menurutnya, sebanyak 300 porsi makanan disiapkan setiap harinya dan seluruhnya dibagikan kepada masyarakat.


“Makan siang gratis sudah menjadi agenda wajib yang kami jalankan setiap hari,” kata Dadang saat ditemui wartawan, Minggu (9/8/2026).

Dadang menjelaskan, program tersebut pertama kali dimulai pada 13 Januari 2025. Saat itu, pihak yayasan baru menyediakan sekitar 50 porsi makanan.

Seiring bertambahnya jumlah donatur yang memberikan dukungan, jumlah makanan yang dibagikan kini meningkat menjadi 300 porsi setiap hari.

“Sudah berjalan 18 bulan, alhamdulillah jumlahnya terus bertambah. Apalagi donatur semakin banyak mendukung kegiatan kami,” ujarnya.

Program makan siang gratis tersebut diperuntukkan bagi siapa saja. Mulai dari masyarakat sekitar, musafir, pengemudi ojek online, hingga kaum duafa yang berada di sekitar Terminal Harjamukti.


Menariknya, program tersebut juga terbuka bagi masyarakat dari berbagai suku, agama, dan golongan.

“Tidak ada batasan, siapa pun boleh menikmati makan siang gratis ini. Bahkan ada nonmuslim yang rutin antre,” kata Dadang.

Yayasan juga memiliki aturan khusus bagi warga yang tengah mengantre namun waktu salat Zuhur telah tiba.

Panitia memberikan kupon khusus kepada warga yang hendak melaksanakan salat Zuhur berjamaah. Dengan kupon tersebut, mereka tetap mendapatkan posisi antrean tanpa harus khawatir didahului warga lain.

“Datang pertama sudah antre, kemudian tiba waktu salat. Maka kami buat aturan khusus. Jadi salat tidak tertinggal dan antrean tidak didahului,” jelasnya.

Rayakan HUT ke-70 dengan Berbagi
Salah satu donatur yang ikut mendukung program makan siang gratis tersebut adalah pengacara asal Kota Cirebon, Agus Prayoga atau yang akrab disapa AYO.

Di hari ulang tahunnya yang ke-70, AYO memilih merayakan hari istimewa tersebut dengan berbagi makanan kepada masyarakat.

Dadang mengatakan, kegiatan berbagi seperti yang dilakukan  AYO bukanlah yang pertama dilakukan para donatur.

Sejumlah donatur sebelumnya juga datang dengan berbagai niat untuk berbagi, seperti meminta doa agar anaknya lulus pendidikan hingga berharap dapat menunaikan ibadah haji.

“Hari ini Agus Prayoga ulang tahun. Tapi sebelumnya ada yang meminta didoakan anaknya lulus, ingin naik haji dan sebagainya,” tutur Dadang.

Sementara itu, Agus Prayoga mengatakan dirinya sengaja mendukung program makan siang gratis yang digagas Yayasan Pijar Rahmat Semesta.


Memasuki usia 70 tahun, ia ingin merayakan ulang tahunnya dengan cara yang berbeda, yakni berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.

“Saya ingin berbagi kebaikan di usia yang sudah tua. Sehingga kebaikan yang saya lakukan bermanfaat kepada orang lain,” ujar Agus Prayoga.

Ia pun mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan lebih untuk ikut berbagi melalui program makan siang gratis tersebut.

Menurutnya, berbagi kepada sesama bukan hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi ladang amal bagi orang yang melakukannya.

“Saya mengajak masyarakat untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Kebaikan ini akan menjadi ladang amal dan manfaatnya bisa dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” pungkasnya. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top