E satu.com 
(Indramayu) - Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui  Unit Kerja Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ)   telah rampungkan sebanyak  800 paket kegiatan  sejak Maret silam.   Angka tersebut dihitung dari pengadaan berstatus non tender sebanyak  770 paket senilai Rp140 Miliar serta tender sebanyak 94 paket keseluruhan nya senilai Rp178, 9 Miliar.   Hal itu berdasarkan data yang diperoleh, SPSE Indramayu per 05 Agustus 2026. 

Berjalannya seluruh proses pengadaan hingga penentuan penyedia barang dan jasa tersebut lebih menekankan sisi kesesuaian administrasi serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Pihak UKPBJ memastikan bahwa seluruh tahapan evaluasi dan kualifikasi dilaksanakan secara transparan, rasional, dan terukur demi menjamin akuntabilitas tata kelola keuangan daerah.

Selain ketat pada kriteria administratif, proses pemilihan penyedia ini juga dipastikan berlangsung secara independen tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. Iklim kompetisi yang terbuka ini menciptakan iklim usaha yang sehat di Kabupaten Indramayu, di mana penyedia dari luar daerah maupun pengusaha lokal memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Indramayu, Andi Setiawan, mengungkapkan bahwa keterbukaan sistem pengadaan elektronik menjadi kunci utama dalam menjaga integritas dan kualitas proses pengadaan publik. Menurutnya, transparansi yang diterapkan memberikan ruang yang adil bagi seluruh pelaku usaha yang memenuhi kualifikasi.   " Kami akan terus mengedapankan  proses sehat dan terbuka, masyarakat juga bisa memantau langsung proses pengadaan melalui akun resmi spse Indramayu, " ungkap Kabag Barjas Indramayu kepada wartawan diruangan kerjanya.

Andi menjelaskan, masuknya penyedia lokal dan luar daerah yang saling bersaing secara sehat membuktikan bahwa kriteria kelayakan administrasi serta teknis menjadi tolak ukur utama dalam penentuan pemenang. Hal ini sekaligus mendorong para penyedia lokal untuk terus meningkatkan daya saing, profesionalisme, serta kelengkapan kualifikasi usaha mereka.

Dengan terselenggaranya ratusan paket kegiatan ini sesuai mekanisme yang berlaku, UKPBJ Kabupaten Indramayu berharap penyerapan anggaran dapat terus berjalan secara optimal. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata terhadap percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Kabupaten Indramayu. (Tri Hadi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top