E satu.com (Cirebon) - PT Raja Sukses Propertindo memberikan tanggapan terkait persoalan banjir yang dikeluhkan warga Perumahan Trusmiland Klayan Tahap 5, Kabupaten Cirebon. Pihak perusahaan menyatakan memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Kuasa Hukum PT Raja Sukses Propertindo, Advokat Reno dan Reno Sukriano, mengatakan perusahaan telah menyiapkan sejumlah pekerjaan untuk menangani persoalan banjir yang terjadi di lingkungan perumahan.

"Perusahaan memiliki itikad baik untuk menyelesaikan, yaitu peninggian jalan gang dan juga peninggian rumah," ujar Adv Reno, Jumat (18/9/2026).

Menurut Reno, hingga kini terdapat komunikasi yang belum tersampaikan secara optimal antara perusahaan dan warga. Kondisi tersebut membuat pekerjaan yang telah direncanakan belum dilaksanakan.

"Hanya butuh komunikasi saja. Yang jelas perusahaan akan melakukan pekerjaan peninggian jalan, pihak warga ingin pekerjaan peninggian rumah terlebih dahulu. Yang jelas dua-duanya memang akan dikerjakan oleh perusahaan," katanya.

Reno menyebut pihak perusahaan juga telah menyampaikan timeline pekerjaan kepada warga yang terdampak banjir.

Menurutnya, jadwal pelaksanaan pekerjaan tersebut telah tercantum dalam timeline yang disampaikan kepada warga.

"Kami pun sudah menyampaikan timeline pekerjaan kepada warga yang terdampak banjir. Mengenai waktu pekerjaan sebetulnya sudah ada di timeline tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Reno Sukriano menanggapi pernyataan Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Diah Irwany Indriyati yang sebelumnya meminta warga tidak lengah terhadap dugaan praktik yang dilakukan pengembang.

Diah sebelumnya menyampaikan warga perlu bersikap apabila menemukan hal-hal yang dinilai tidak sesuai dengan harapan.

Reno Sukriano mengatakan pihaknya keberatan apabila pernyataan tersebut ditujukan kepada PT Raja Sukses Propertindo.

"Kalau yang dimaksud oleh anggota DPRD ini adalah perusahaan klien kami, tentu kami keberatan. Kami keberatan dengan adanya bahasa pengembang nakal," ujar Reno Sukriano.

Menurutnya, istilah tersebut memiliki konotasi negatif. Ia menegaskan perusahaan tetap memiliki komitmen untuk menyelesaikan persoalan banjir yang dikeluhkan warga.

"Nakal itu konotasinya negatif. Sementara perusahaan memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan banjir di Perumahan Trusmiland Klayan Tahap 5, yaitu peninggian jalan gang dan peninggian rumah," katanya.

Warga Sebelumnya Mengadu ke DPRD
Sebelumnya, sekitar 30 warga Perumahan Trusmiland Klayan Tahap 5 mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Cirebon pada Jumat (11/9/2026).

Kedatangan warga tersebut untuk menyampaikan keluhan terkait persoalan banjir yang terjadi di lingkungan tempat tinggal mereka.

Warga juga membawa surat permohonan audiensi yang ditujukan kepada Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon. Selain itu, mereka menyerahkan petisi yang telah ditandatangani oleh ratusan warga. (Wnd)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top