E satu.com (Cirebon) - Paguyuban Rental Mobil Bersatu (Prabu) merayakan hari jadi ke-2 dengan mengusung tema "Banyak Warna, Satu Jiwa Dua Tahun Persaudaraan Prabu". Perayaan digelar di Cirebon Waterland Ade Irma Suryani, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri komunitas rental mobil dari sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah serta perwakilan sponsor.
Acara diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari makan bersama hingga pemberian penghargaan.
Ketua Umum Prabu Arie Prasetyo mengatakan, Prabu dibentuk sebagai wadah bagi para pengusaha rental mobil untuk saling mendukung sekaligus mengembangkan usaha.
Saat ini, Prabu telah menghimpun 94 anggota yang terdiri dari pengusaha maupun perusahaan rental mobil.
Menurut Arie, para anggota tidak hanya saling membantu ketika menghadapi persoalan di jalan, tetapi juga dalam pengembangan bisnis.
"Dua tahun ini sebagai bentuk persatuan pengusaha rental mobil serta sama-sama saling support," kata Arie kepada awak media usai acara.
Arie mengatakan, bisnis rental mobil memiliki peluang yang cukup besar. Sebab, sejumlah perusahaan di Cirebon telah memanfaatkan jasa rental untuk menunjang kebutuhan operasional.
"Kita akan berkembang terus karena perusahaan-perusahaan yang sudah ada di Cirebon khususnya itu sudah menggunakan jasa rental, bukan hanya aset semuanya," jelasnya.
Menurutnya, penggunaan jasa rental memberikan kemudahan bagi perusahaan maupun pemerintah daerah. Pengguna jasa tidak perlu membeli kendaraan sekaligus memikirkan biaya perawatan unit.
"Tanpa harus punya unit dan perawatannya, aktivitas perusahaan dan Pemda sangat terbantu adanya rental mobil. Ada kontrak bulanan, tahunan dan harian perorangan juga banyak," paparnya.
Sementara itu, Korwil Buser Rental Nasional Cirebon Malik Ahmad mengatakan keberadaan komunitas rental mobil juga memiliki manfaat dari sisi keamanan.
Menurut Malik, salah satu persoalan yang menjadi perhatian pengusaha rental adalah kendaraan yang dibawa kabur oleh penyewa. Kasus tersebut salah satunya kerap terjadi pada layanan rental mobil harian.
Dengan adanya komunitas, para pengusaha dapat saling membantu ketika terjadi persoalan, termasuk melacak kendaraan yang dibawa kabur.
"Adanya komunitas, kami bisa saling bantu untuk melacak atau menemukan andai ada unit mobil rental dibawa kabur penggunanya. Kita terapkan SOP. Jadi ketika aturannya ditegakkan itu untuk meminimalisir kejadian-kejadian atau kejahatan yang akan timbul," kata Malik.
Malik menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) bagi pengusaha rental.
Selain itu, pengusaha juga perlu membangun komunikasi dengan aparat keamanan dan komunitas rental lainnya.
"Pertama tegakkan SOP cara kasih mobil bagaimana. Kedua kita pasti kolaborasi dengan aparat keamanan. Yang ketiga kita kolaborasi dengan komunitas rental setempat," ujarnya.
Dia mengatakan, persoalan kendaraan rental dibawa kabur bukan merupakan kejadian baru.
Menurutnya, risiko tersebut dapat diminimalkan apabila pengusaha memiliki sistem proteksi dan administrasi yang jelas.
"Kalau unit dibawa kabur, kita punya bukti bahwa kita semua punya kepemilikan hak atas unitnya," tandasnya.
Perayaan hari jadi kedua Prabu kemudian berlangsung meriah. Selain makan bersama dan pemberian penghargaan kepada pengusaha rental serta pengusaha dealer mobil, kegiatan juga dimeriahkan live music dan berbagai rangkaian acara lainnya. (Wandi)
.jpeg)


.jpeg)








.webp)










Post A Comment:
0 comments: