E satu.com (Kota Cirebon) - Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Sungai Sukalila dan Sungai Kalibaru, Kota Cirebon, Jumat (25/9/2026).
Wali Kota Cirebon Effendi Edo bersama Sekda Kota Cirebon Iing Daiman turun langsung mengikuti kerja bakti membersihkan kawasan sungai.
Kerja bakti tersebut dilakukan di tengah proses penataan dan pembangunan fisik kawasan Sungai Sukalila dan Sungai Kalibaru.
Pemkot Cirebon ingin memastikan kawasan yang telah ditata tidak hanya terlihat bagus, tetapi juga tetap terjaga kebersihannya.
Effendi mengatakan kerja bakti sengaja digelar pada Jumat. Biasanya, jajaran pemerintah daerah mengikuti kegiatan senam bersama di kantor masing-masing.
Namun kali ini, ia memilih mengajak jajaran pemerintah turun langsung ke kawasan sungai untuk melihat sekaligus membersihkan bagian-bagian yang telah tersentuh pembangunan.
"Ya, sengaja saya gerakkan di hari Jumat. Biasanya ada senam bersama di kantor masing-masing. Tapi untuk hari Jumat ini, saya lihat proses pembangunannya terus berjalan. Ada beberapa bagian yang memang harus kita bersihkan dari apa yang sudah dibangun oleh teman-teman," ujar Effendi.
Menurutnya, kebersihan kawasan sungai tidak boleh hanya menjadi perhatian pemerintah saat pembangunan berlangsung. Setelah pembangunan rampung, kegiatan bersih-bersih juga diharapkan dapat dilakukan secara rutin.
"Nanti kalau sudah selesai semuanya, setiap hari Jumat kita akan kerja bakti juga di sungai ini. Ini juga mengajarkan kepedulian pemerintah terhadap apa yang sudah dilakukan dalam proses pembangunan," katanya.
Effendi juga mengajak masyarakat ikut menjaga kawasan sungai yang telah ditata.
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan pemerintah perlu dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
"Masyarakat juga saya harapkan ikut serta dan bisa menjaga apa yang sudah dibangun pemerintah, termasuk kebersihannya," imbuhnya.
Dalam kerja bakti tersebut, Pemkot Cirebon tak hanya melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sejumlah petugas operasional dan kebersihan atau office boy (OB) dari perangkat daerah turut diterjunkan.
Mereka membersihkan kawasan sungai selama beberapa jam sebelum kembali menjalankan aktivitas di kantor masing-masing.
Larang Jualan Permanen di Bantaran Sungai
Di tengah penataan kawasan tersebut, Effendi juga mengingatkan warga agar tidak kembali mendirikan tempat berjualan secara permanen di bantaran Sungai Sukalila maupun Sungai Kalibaru.
Ia menyebut keberadaan bangunan maupun aktivitas perdagangan permanen di bantaran sungai dapat mengganggu kawasan yang sedang ditata.
"Saya mengimbau kepada masyarakat Kota Cirebon, khususnya yang ada di kawasan Sukalila dan Kalibaru, tidak lagi berjualan secara permanen di bantaran sungai. Ini karena bisa merusak estetika dan keindahan sungai yang sudah kita tata," tegasnya.
Untuk mencegah munculnya kembali aktivitas tersebut, Pemkot Cirebon menyiapkan pengawasan di kawasan sungai.
Effendi mengatakan Linmas akan dilibatkan untuk membantu mengawasi kawasan tersebut. Pemkot Cirebon juga telah membentuk Satgas Peduli Sungai yang melibatkan sejumlah unsur.
"Antisipasinya dari pemerintah, nanti Linmas juga akan kita tempatkan di sini, khusus untuk mengawasi agar tidak ada lagi yang berjualan secara permanen. Kita juga sudah membentuk Satgas Peduli Sungai, nanti ada beberapa unsur yang tergabung di dalamnya," ungkapnya.
Pembangunan Masih Berproses
Effendi mengatakan penataan Sungai Sukalila dan Sungai Kalibaru saat ini masih berlangsung. Pemkot Cirebon akan terlebih dahulu menyelesaikan pembangunan fisik sesuai konsep yang telah dirancang.
Setelah itu, pemerintah akan mengevaluasi kondisi kawasan untuk menentukan apakah diperlukan penataan atau penambahan fasilitas lainnya.
"Makanya kita evaluasi dulu, kita lihat perkembangannya seperti apa dan bagaimana masyarakatnya. Kalau sudah dibangun, kita harus sama-sama membersihkan dan menjaganya. Pemerintah akan terus mengupayakan itu," katanya.
Sementara terkait kebutuhan parkir, Pemkot Cirebon menyerahkan pengaturannya kepada Dinas Perhubungan (Dishub). Penentuan titik parkir akan dilakukan setelah pembangunan dan penataan kawasan selesai.
"Kantong parkir nanti akan diatur oleh Dishub setelah semuanya selesai. Nanti kita tentukan titik-titik mana yang memang harus menjadi titik parkir. Konsep ini kan masih belum selesai, nanti kita atur semuanya," pungkas Effendi. (Wandi)











.webp)










Post A Comment:
0 comments: