E satu.com (Cirebon) - Unit Reskrim Polsek Kapetakan, Polres Cirebon Kota, mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Desa Suranenggala Lor, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil menemukan sepeda motor korban dengan memanfaatkan perangkat GPS yang terpasang pada kendaraan. Seorang pria berinisial SS turut diamankan.

Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana mengatakan, peristiwa pencurian terjadi pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itu, korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat di depan rumah sekitar pukul 19.25 WIB. Beberapa menit kemudian, korban keluar rumah dan mendapati motornya sudah tidak berada di tempat.

"Setelah dilakukan pencarian di sekitar rumah, kendaraan tidak ditemukan. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian," kata Rudiana dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).

Polisi kemudian melakukan penelusuran terhadap GPS yang masih terpasang pada sepeda motor. Dari pemantauan tersebut, petugas mendapatkan titik koordinat terakhir kendaraan di Desa Kedung Wungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

"Anggota kemudian melakukan penelusuran berdasarkan titik koordinat GPS tersebut. Setelah dilakukan pencarian, titik terakhir kendaraan terdeteksi berada di sebuah rumah di Desa Kedung Wungu," ujarnya.

Petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan. Polisi kemudian menemukan SS yang diduga sedang membongkar atau berupaya menghilangkan perangkat GPS pada sepeda motor.

SS selanjutnya diamankan bersama sepeda motor Honda Beat warna merah hitam yang diduga milik korban.

Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Kapetakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan sepeda motor tersebut sebagai barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Rudiana menyebut pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat.

"Setiap laporan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan langkah penyelidikan yang terukur. Dalam perkara ini, informasi dari perangkat GPS membantu petugas mempersempit pencarian hingga kendaraan berhasil ditemukan dan seorang yang diduga terlibat berhasil diamankan," jelasnya.


Saat ini, penyidik masih memeriksa tersangka, korban, dan sejumlah saksi. Polisi juga melengkapi administrasi penyidikan untuk proses hukum selanjutnya.


Rudiana mengimbau masyarakat yang menjadi korban curanmor agar segera melapor kepada kepolisian. Menurutnya, penggunaan perangkat tambahan seperti GPS dapat membantu proses pencarian kendaraan ketika terjadi pencurian.

"Pengamanan tambahan pada kendaraan, termasuk penggunaan perangkat pelacak, dapat membantu proses pencarian ketika kendaraan hilang dan memberikan informasi yang berguna bagi kepolisian dalam melakukan penyelidikan," pungkasnya. (wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top