E satu.com (Tangerang) - Seorang pasien Puskesmas Karawaci Baru, Kota Tangerang, mengaku kecewa terhadap pelayanan dokter yang bertugas pada Senin (13/10/2026). Pasien tersebut memilih pulang sebelum menjalani pemeriksaan dokter, meski mengaku telah menunggu selama beberapa jam dan menjalani sejumlah pemeriksaan awal.

Menurut keterangannya, sebelum masuk ke ruang dokter, dirinya telah menjalani penimbangan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, serta tes darah.

Kekecewaan itu, menurut pasien, bermula ketika nomor antreannya telah dipanggil dan namanya muncul pada layar LCD di ruang tunggu. Namun, saat memasuki ruang dokter untuk mendapatkan pemeriksaan, ia mengaku beberapa kali diminta keluar dan menunggu kembali.

“Saya masuk ke ruang dokter karena nomor antrean saya sudah mendapat giliran. Saya tahu karena nomor antrean dan nama saya dipanggil, dan itu juga terlihat jelas di layar LCD ruang tunggu,” ungkapnya kepada awak media, Senin (13/10/2026).

Ia menyebut nomor antreannya adalah AB-0046.

Pasien tersebut juga mengaku saat itu mengalami sejumlah keluhan fisik, di antaranya badan lemas, kepala pusing, mulut terasa kering dan pahit, serta mual seperti ingin muntah. Ia turut menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan tekanan darahnya menunjukkan angka yang menurutnya sangat tinggi.

“Badan saya semakin tidak enak, kaki terasa ngilu, kepala pusing, mulut pahit, dan terasa ingin muntah. Karena kondisi itu, saya masuk lagi ke ruang dokter, tetapi kembali diminta keluar,” tuturnya.

Ia melanjutkan, pada kesempatan berikutnya dirinya kembali mencoba masuk ke ruang dokter. Menurut pengamatannya, terdapat ruang pemeriksaan lain yang saat itu tidak terlihat sedang digunakan untuk memeriksa pasien. Meski demikian, ia mengaku tetap diminta menunggu di luar.

Merasa kondisi tubuhnya semakin tidak nyaman dan khawatir tidak mampu melanjutkan antrean, pasien tersebut akhirnya memutuskan pulang tanpa menjalani pemeriksaan dokter.

“Daripada kondisi saya semakin memburuk, saya memilih pulang,” katanya.

Minta Komisi II DPRD Turun Tangan

Atas kejadian yang dialaminya, pasien tersebut meminta Komisi II DPRD Kota Tangerang mendorong Dinas Kesehatan Kota Tangerang menindaklanjuti keluhan tersebut.

Ia berharap evaluasi dilakukan agar pelayanan di Puskesmas Karawaci Baru dapat berjalan lebih baik dan kejadian serupa tidak dialami pasien lain.

“Saya sebagai warga Kota Tangerang berharap Komisi II DPRD mendesak Dinas Kesehatan menindaklanjuti persoalan ini. Pelayanan di Puskesmas Karawaci Baru harus lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu, ia berharap setiap pasien memperoleh pelayanan yang sesuai dengan prosedur, termasuk kejelasan alur antrean dan penanganan ketika pasien mengeluhkan kondisi tubuh yang memburuk.

Keluhan ini juga memunculkan pertanyaan mengenai kejelasan mekanisme pemanggilan pasien, komunikasi antara petugas dan pasien, serta prosedur penanganan bagi pasien yang mengalami keluhan fisik saat menunggu pemeriksaan.

Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, keterangan dari pihak Puskesmas Karawaci Baru dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang masih diperlukan guna menjelaskan kronologi kejadian, prosedur pelayanan yang berlaku, serta alasan pasien tersebut diminta kembali menunggu setelah nomor antreannya dipanggil.

Hingga berita ini disusun, keterangan dari pihak-pihak tersebut belum tercantum dalam bahan informasi yang diterima redaksi.

(AWW)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top