E satu.com (Tangerang ) -
Juranslis yang terkenal  vokal , berani dan konsisten Mengkritisi   sikap atau kinerja pemerintah daerah, mengaku ditelpon oleh Walikota dan Ketua DPRD Kota Tangerang, namun  tidak  diangkat  dan ia tidak menelpon balik dengan alasan potensi  untuk diterima sangat tipis 

" Ia tadi saya di telepon oleh Walikota Tangerang , Sahruddin  Dan  sebelumnya pun saya di telpon  oleh ketua DPRD Kota Tangerang, Syaiful Milah

Namun tidak saya  angkat,  karena kecewa dengan sikap Walikota dan para anggota dewan yang belum terdengar menidaklanjuti keluhan - keluhan masyarakat yang saya tayangkan   di media 

Diantaranya terkait pelayanan kesehatan , pendidikan dan keluhan  4 orang Driver yang Kompak mengundurkan diri karena Kecewa dengan kebijakan perusahaan"  Ungkapnya. Sabtu ( 17/10/2026 )

Menurut Asep, Walikota  dan  Ketua DPRD Kota Tangerang   ddiduga  hanya ingin menulusuri ,  bertanya  atau  mengingatkan agar tidak terlalu tajam dan terlalu sering menayangkan berita-berita kritis atau isu kurang baik 

" Saya menduga atau meyakini Walikota  dan Ketua DPRD Kota Tangerang telepon saya hanya ingin menelusuri, bertanya , memberikan  bantahan atau bisa jadi ingin agar saya tidak terlalu sering menayangkan berita - berita kritis atau isu yang kurang baik 

Saya kira kalau memang berita - berita  Kritis isu  negatif yang saya tanyangkan diberita tidak benar atau salah  ya tinggal dilurusan atau  memberikan  bantahan  melalui media lagi,  gunakan hak jawab sesuai dengan undang-undang " Katanya 

Meskipun demikian , Asep mengaku sangat berterima kasih kepada Walikota dan ketua DPRD Kota Tangerang yang telah Sudi, menyempatkan diri menelpon dirinya secara langsung 

'  Namun  bagaimanapun juga saya sangat berterima kasih kepada Walikota dan Ketua DPRD kota Tangerang , ditengah - tengah aktifitasnya yang super sibuk telah  sudi alias berkenan menelepon saya secara langsung" Tambahnya 

Lebih lanjut,  Asep pun tidak lupa menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para pihak yang merasa tidak nyaman atau tersinggung dengan pemberitaan - pemberitaan Kritis yang ditayangkan 

"  Saya sebagai manusia , sebagai makhluk sosial atau sebagai hamba Allah yang do'if , pastinya tidak  luput bahkan banyak kekesalan   atau kehilapan 

Saya yakin dan   merasakan sepertinya cukup banyak pihak yang merasa  tersinggung atau  merasa tidak nyaman dengan pemberitaan - pemberitaan Kritis yang saya tayangkan 

Karena itu dari lubuk hati paling dalam saya sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

Pemberitaan - pemberitaan kritis saya tayangkan  adalah sebagai ungkapan Kekecewaan sekaligus sebagai bukti bahwa di Kota Tangerang masih cukup banyak masyarakat yang kecewa  terhadap proses pembangunan yang sedang berjalan 

Harapannya  agar bisa menjadi bahan evaluasi "Pungkasnya

( AWW )
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top