Pemkot Cirebon Rancang Penanganan Total Tentang Lalu Lintas
CIREBON—Pemerintah Kota Cirebon akan merancang sistem penanganan masalah lalu lintas secara total dari hulu ke hilir seiring semakin bertambahnya jumlah kendaraan di kota itu. Penanganan total akan dilakukan dengan pembenahan sarana prasarana, rekayasa lalu lintas hingga pemanfaatan ruang jalan sesuai fungsinya.
Sejak Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) beroperasi, Kota Cirebon bukan lagi menjadi kota lintasan akan tetapi telah menjadi kota tujuan, dan hal itu telah menjadikan volume kendaraan semakin meningkat.
Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Cirebon, Dr. H. Dedi Taufik M. Si, mengatakan jumlah penduduk di Kota Cirebon malam hari sekitar 380.000 jiwa dan jumlahnya berlipat-lipat saat siang hari.
“Volume kendaraan meningkat maka otomatis permasalahan lalu lintas juga bertambah, maka perlu dicarikan solusi secara menyeluruh,” katanya, Minggu (01 Maret 2018).
Dedi mengungkapkan sarana dan prasarana jalan di Kota Cirebon perlu dikaji lebih dalam apalagi pada saat jam sibuk seperti jam masuk sekolah, jam masuk dan keluar kantor.
“Jalan pasti sangat padat jika ada aktivitas kendaraan di jalan secara bersama, maka perlu dipikirkan rekayasa lalu lintas,” ujarnya.
Dedi menambahkan penanganan masalah lalu lintas secara total tidak hanya ranah Pemkot Cirebon melainkan instansi lain yang terkait mulai aparat kepolisian, dan pihak swasta.
“Harus multi instansi yang memikirkan permasalahan lalu lintas, dan nantinya harus dikunci dengan aturan seperti Perda atau Perwali,” tambahnya.

Post A Comment: