AKB



E satu.com  (Cirebon)
- Anggota Dewan DPRD kabupaten Cirebon  Komisi 1 melakukan Kunjungan kerja wilayah Dapil 4 yang bertempat di aula balai desa Astana Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon.

Turut hadir dalam acara ini Kuwu Desa Astana Nuril Anwar, ST, perangkat desa, BPD, lembaga desa, RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, LPMD dan tamu undangan lainnya.

Ketua Komisi 1 Abdul Rohman mengatakan, Kunjungan kerja di desa Astana ini terkait pengelolaan aset desa yang dulu pernah diajukan oleh pemerintah desa Astana karena di Gunung jati ini termasuk aset desa diliat dari kabupaten itu aset desanya luar biasa karena memiliki Situs Penziarahan di Gunung jati ini, ucapnya pada Awak Media E satu.com, selasa (27/7/21).

Pengelolaan aset desa sendiri bukan hanya dari situs saja ada banyak aset desa yang lainnya jadi bagaimana cara mengelolanya tadi pak Kuwu sedikit mengeluh tentang penghasilan desa karena di desa Astana ini cuma punya tanah bengkok 5 hektar seperti apa yang dipaparkan oleh Kuwu tadi, jadi intinya bagaimana kedepan pengelolaan aset desa ini bisa menambah karena dilihat di kabupaten itu bahwa aset desanya itu luar biasa, jelasnya.

Saya berharap bagaimana aset-aset desa yang sementara sekarang dikuasai oleh beberapa yang bukan haknya mesti di evaluasi kembali dan diambil oleh desa dan pemerintah daerah, pungkasnya.


Sementara itu Kuwu desa Astana Nuril Anwar ST mengatakan, Komisi 1 DPRD kabupaten Cirebon membahas pengelolaan aset desa di desa Astana itu punya situs makam Kramat Sunan Gunung jati dan Situs Gunung jati, ungkapnya pada Awak Media E Satu Com.

Ini adalah Kesempatan yang sangat bagus untuk kami memberikan unek - unek yang ada di hati masyarakat desa Astana karena selama ini walaupun bergulir perekonomian yang lumayan dengan adanya wisata religi ziarah makam keramat Sunan Gunung jati tapi pendapatan asli desa sendiri itu tidak ada untuk desa karena masih dikelola oleh pihak-pihak yang lain, nah kita disini curhat kepada anggota Dewan Komisi 1 tentang aset desa bagaimana supaya aset - aset itu bisa dimiliki oleh masyarakat desa Astana itu sendiri bukan oleh orang lain, tegasnya.

Kalau aset yang menjadi lahan parkiran itu karena aset lahan parkiran itu sudah dimiliki oleh Pemda atau oleh desa itu kan kita bisa menganggarkan dari Dana Desa dan yang lainnya untuk penunjang Infrastruktur yang lainnya masyarakat desa Astana, keinginan kami itu segera tanah itu yang katanya dimiliki oleh korem yang di desa kami itu segera mengembalikan jadi milik pemerintah itu juga kan aset Pemda kalau sudah jadi milik pemerintah nanti bisa kelola oleh warga, jelasnya.


Dari hasil Kunjungan kerja sendiri nanti kita akan kerjasama dengan Komisi 1 dan disupport oleh Komisi 1 serta dengan Pemdanya untuk menginventarisir lagi atau menggali lagi aset - aset sejarah tanah yang ada di Parkiran itu, Saya berharap tanah parkir itu jangan diakui sisi oleh satu kelompok biarkan itu milik pemda atau pemerintah dan nanti hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat jadi nanti untuk dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat semua," tutup kuwu desa Astana Nuril Anwar, ST.(wnd)

Post A Comment:

0 comments: