E satu.com (Kota Tangerang) - Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, MCI Pejuang Keadilan Kota Tangerang berencana menggelar doa bersama di kediaman keluarga pejuang kemerdekaan.

Rencana tersebut tidak sekadar dimaknai sebagai kegiatan seremonial menjelang 17 Agustus. Lebih jauh, doa bersama di kediaman keluarga pejuang diharapkan menjadi momentum untuk kembali membuka ingatan tentang sejarah perjuangan bangsa sekaligus melakukan refleksi mengenai arti kemerdekaan yang sesungguhnya.

Di tengah gegap gempita perayaan HUT RI, mulai dari pemasangan bendera, perlombaan hingga berbagai kegiatan hiburan, keberadaan keluarga pejuang semestinya tidak dilupakan. Sebab di balik kemerdekaan yang dinikmati masyarakat hari ini, terdapat pengorbanan generasi terdahulu yang tidak ternilai.

MCI Pejuang Keadilan Kota Tangerang ingin menjadikan momentum tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah.

Namun, penghormatan terhadap para pejuang tentu tidak cukup hanya dengan seremoni tahunan.

Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah: apakah nilai-nilai perjuangan mereka masih benar-benar hidup dalam kehidupan masyarakat saat ini?

Para pejuang dahulu berhadapan dengan penjajahan. Sementara generasi sekarang menghadapi tantangan yang berbeda—ketimpangan sosial, kemiskinan, sulitnya memperoleh pekerjaan, persoalan pelayanan publik, ketidakadilan, hingga berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang dapat merugikan masyarakat.

Karena itu, kemerdekaan seharusnya tidak hanya dirayakan dengan slogan “Merdeka!”, tetapi juga diwujudkan melalui keberanian memperjuangkan keadilan, kepedulian terhadap masyarakat kecil dan keberpihakan kepada kepentingan publik.

Doa bersama di kediaman keluarga pejuang menjadi simbol bahwa sejarah tidak boleh berhenti sebagai cerita masa lalu. Sejarah harus menjadi cermin bagi generasi sekarang agar tidak melupakan siapa yang dahulu berkorban dan untuk apa kemerdekaan itu diperjuangkan.

MCI Pejuang Keadilan Kota Tangerang juga dapat menjadikan momentum tersebut sebagai ruang untuk menyampaikan pesan bahwa perjuangan belum selesai. Bentuk perjuangan memang berubah, tetapi semangatnya tetap sama: memperjuangkan kehidupan masyarakat yang lebih adil, bermartabat dan manusiawi.

Sebab, kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana rakyat benar-benar merasakan kebebasan, keadilan dan kesejahteraan.

Menjelang HUT RI ke-81, doa bersama ini diharapkan menjadi penghormatan kepada para pejuang sekaligus teguran moral bagi generasi penerus: jangan sampai kita menikmati hasil perjuangan mereka, tetapi justru melupakan nilai-nilai yang dahulu mereka pertaruhkan nyawa untuk memperjuangkannya.

( AWW)
Baca Juga
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top