E satu.com (Cirebon) - Pelaksanaan groundbreaking proyek pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan di Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (17/9/2026), mendapat sambutan positif dari berbagai elemen masyarakat.
Proyek strategis senilai Rp496 miliar tersebut merupakan bagian dari Integrated Fishing Ports and International Fish Markets (IFP-IFM) Project Phase-I.
Groundbreaking proyek diresmikan langsung Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono dan dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Apresiasi terhadap pengembangan PPN Kejawanan salah satunya disampaikan Prabu Diaz, tokoh masyarakat Kota Cirebon sekaligus Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara (LMA).
Prabu Diaz mengaku bangga dan berterima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) atas perhatian pemerintah pusat terhadap kawasan Pantura Cirebon.
"Sebagai masyarakat Cirebon, saya merasa bangga dan berterima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang melakukan pengembangan PPN Kejawanan di wilayah Pantura Cirebon," kata Prabu Diaz.
Dia berharap pengembangan PPN Kejawanan dapat memberikan dampak langsung terhadap masyarakat, khususnya nelayan tradisional dan pelaku usaha di sektor perikanan.
"Kami berharap pengembangan ini membawa efek positif, terutama bagi nelayan tradisional dan pelaku dunia perikanan, agar dapat memanfaatkan secara maksimal potensi yang ada," ujarnya.
Menurutnya, proyek tersebut juga diharapkan menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat di wilayah Cirebon dan Jawa Barat.
"Sekali lagi kami berharap apa yang dilakukan pemerintah pusat melalui KKP dapat menjadi sumber yang sangat baik untuk peningkatan perekonomian masyarakat di Jawa Barat, khususnya Cirebon," ungkapnya.
Sementara itu, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pengembangan PPN Kejawanan diarahkan untuk mengubah wajah pelabuhan perikanan yang selama ini identik dengan kawasan kumuh dan kurang produktif.
Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur di sisi darat maupun laut. PPN Kejawanan ditargetkan menjadi pelabuhan perikanan modern, bersih, berdaya saing internasional, serta terintegrasi dengan sektor pariwisata daerah.
Dukungan terhadap proyek tersebut juga datang dari Pemprov Jawa Barat. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memastikan pemerintah provinsi akan melakukan penataan infrastruktur penunjang di sekitar kawasan PPN Kejawanan.
Penataan tersebut meliputi perbaikan jalan, pembenahan trotoar hingga pembersihan kawasan dari gerbang tol menuju PPN Kejawanan.
Dengan pengembangan pelabuhan dan penataan infrastruktur pendukung tersebut, kawasan PPN Kejawanan diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas perikanan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Cirebon. (Wandi)








.webp)










Post A Comment:
0 comments: