E satu.com (Tangerang) -  Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang disebut telah menunjukkan capaian cukup besar. Namun, masih ada rumah dengan kondisi memprihatinkan yang belum tersentuh program tersebut.

Salah satunya adalah rumah milik Ibu Lemi, seorang janda lanjut usia yang suaminya telah lama meninggal dunia. Banyak genteng rumahnya rusak, sementara kondisi plafonnya terlihat mengkhawatirkan.

Saat diwawancarai awak media di rumahnya di RT 03/RW 08, Kelurahan Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu (31/10/2026), Ibu Lemi mengaku sudah lama berharap rumahnya masuk dalam usulan program bedah rumah Pemerintah Kota Tangerang.

Ia mengungkapkan kebingungannya karena tidak memiliki biaya untuk memperbaiki rumah. Di sisi lain, jika dibiarkan, kerusakan akan semakin parah. Ia juga menunjukkan bagian rumah yang sudah ambruk dan mengkhawatirkan musim hujan yang segera tiba.

Ibu Lemi berharap ada pihak yang dapat membantu agar rumahnya bisa diperbaiki dan kembali layak dihuni.

Di tempat terpisah, salah seorang tetangganya, Jaja, menyampaikan bahwa pada tahun lalu, pihak yang disebutnya sebagai tim sukses Alfian Natsir, anggota dewan dari Dapil I Kota Tangerang, pernah datang dan berjanji akan mengusulkan rumah Ibu Lemi dalam program bedah rumah. Namun, menurut Jaja, hingga kini belum ada kejelasan mengenai tindak lanjut usulan tersebut.

Jaja juga mengaku kecewa. Menurut penuturannya, sebelum menjadi anggota dewan, Alfian pernah datang bersilaturahmi untuk meminta dukungan warga agar memilihnya. Namun, setelah terpilih, Jaja merasa harapan warga belum mendapat perhatian.
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top